4 Arahan Jokowi Antisipasi Pemenuhan Kebutuhan Pokok Saat Pandemi Covid-19
Selasa, 21 April 2020 - 14:38 WIB
loading...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan empat arahan terkait pemenuhan bahan pokok (bapok) saat pandemi corona atau Covid-19). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan empat arahan terkait pemenuhan bahan pokok (bapok) saat pandemi corona atau Covid-19). Hal ini disampaikan saat memimpin Rapat Terbatas (Ratas) membahas langkah-langkah antisipasi yang harus dilakukan dalam rangka memenuhi kebutuhan pokok rakyat karena Food and Agriculture Organization (FAO) telah memperingatkan bahwa pandemi Covid-19 ini dapat menyebabkan krisis pangan dunia.
"Oleh sebab itu, setiap negara terutama negara-negara produsen beras akan lebih memprioritaskan kebutuhan mereka sendiri, kebutuhan dalam negeri mereka. Dan rantai pasok bahan pangan akan terganggu karena kebijakan lockdown. Jadi kebijakan lockdown juga mempengaruhi rantai pasok bahan pangan ini," ujar Presiden Jokowi di Jakarta, Selasa (21/4/2020).
Lebih lanjut Ia juga menekankan, beberapa hal sebagai berikut: Pertama, pastikan ketersediaan bahan pokok. "Hitung yang betul berapa produksi beras kita, kemudian perkiraan produksi beras pada saat memasuki ke musim kemarau. Juga cadangan beras nasional kita; cukup untuk berapa lama betul-betul harus dihitung," imbuh Presiden.
Sambung dia turut mengingatkan agar jangan overestimate, kemudian dikalkulasi dengan cermat, dihitung yang detail berbasis data-data empiris yang valid dan reliable.
Kedua, rantai pasokan/supply chains agar sesuai dengan dinamika pergerakan kebutuhan masyarakat. ”Pastikan dalam supply chains petani mendapatkan perlindungan yang baik. Hindari praktik-praktik yang tidak sehat dengan menerapkan prinsip tata kelola yang baik,” kata Presiden yang juga meminta Satuan Tugas (satgas) pangan berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengawasi rantai pasok dan stok pangan.
"Oleh sebab itu, setiap negara terutama negara-negara produsen beras akan lebih memprioritaskan kebutuhan mereka sendiri, kebutuhan dalam negeri mereka. Dan rantai pasok bahan pangan akan terganggu karena kebijakan lockdown. Jadi kebijakan lockdown juga mempengaruhi rantai pasok bahan pangan ini," ujar Presiden Jokowi di Jakarta, Selasa (21/4/2020).
Lebih lanjut Ia juga menekankan, beberapa hal sebagai berikut: Pertama, pastikan ketersediaan bahan pokok. "Hitung yang betul berapa produksi beras kita, kemudian perkiraan produksi beras pada saat memasuki ke musim kemarau. Juga cadangan beras nasional kita; cukup untuk berapa lama betul-betul harus dihitung," imbuh Presiden.
Sambung dia turut mengingatkan agar jangan overestimate, kemudian dikalkulasi dengan cermat, dihitung yang detail berbasis data-data empiris yang valid dan reliable.
Kedua, rantai pasokan/supply chains agar sesuai dengan dinamika pergerakan kebutuhan masyarakat. ”Pastikan dalam supply chains petani mendapatkan perlindungan yang baik. Hindari praktik-praktik yang tidak sehat dengan menerapkan prinsip tata kelola yang baik,” kata Presiden yang juga meminta Satuan Tugas (satgas) pangan berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengawasi rantai pasok dan stok pangan.
Lihat Juga :