RI Bisa Jadi Pemain Kunci Ekonomi Digital Dunia, Asalkan...
Kamis, 26 Agustus 2021 - 11:31 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengatakan, Indonesia sebagai salah satu negara terbesar di dunia sangat berpotensi menjadi salah satu pemain kunci dalam ekonomi digital dunia.
Dia mencatat, nilai ekonomi digital Indonesia pada tahun 2020 adalah sebesar Rp632 triliun dan diproyeksi akan tumbuh setidaknya 8 kali lipat pada tahun 2030 mencapai Rp4.531 triliun.
"Ini bisa tercapai apabila kita bisa mengoptimalkan pembangunan infrastruktur telekomunikasi yang merata, pengembangan sumber daya manusia yang kompeten serta dukungan regulasi yang komprehensif," ujarnya pada Peluncuran Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Wisata Indonesia Pelangi Sulawesi, Kamis (26/8/2021).
Baca juga: Terus Tumbuh, Mendag Optimistis Ekonomi Digital RI Merajai 40% di ASEAN
Menurut Lutfi, ada dua kunci utama proses transformasi digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yaitu kolaborasi dan inovasi. Kolaborasi artinya sinergi antara seluruh pemangku kepentingan yaitu pemerintah, swasta, asosiasi, perbankan sehingga dapat membantu mewujudkan UMKM nasional yang tangguh, cakap, dan berdaya saing di pasar global.
Dia mencatat, nilai ekonomi digital Indonesia pada tahun 2020 adalah sebesar Rp632 triliun dan diproyeksi akan tumbuh setidaknya 8 kali lipat pada tahun 2030 mencapai Rp4.531 triliun.
"Ini bisa tercapai apabila kita bisa mengoptimalkan pembangunan infrastruktur telekomunikasi yang merata, pengembangan sumber daya manusia yang kompeten serta dukungan regulasi yang komprehensif," ujarnya pada Peluncuran Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Wisata Indonesia Pelangi Sulawesi, Kamis (26/8/2021).
Baca juga: Terus Tumbuh, Mendag Optimistis Ekonomi Digital RI Merajai 40% di ASEAN
Menurut Lutfi, ada dua kunci utama proses transformasi digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yaitu kolaborasi dan inovasi. Kolaborasi artinya sinergi antara seluruh pemangku kepentingan yaitu pemerintah, swasta, asosiasi, perbankan sehingga dapat membantu mewujudkan UMKM nasional yang tangguh, cakap, dan berdaya saing di pasar global.
Lihat Juga :