Ini Cara Minta Keringanan Bunga Bank agar Tak Pusing Bayar Utang
Sabtu, 28 Agustus 2021 - 18:49 WIB
loading...
A
A
A
Dari sejumlah informasi yang dihimpun SINDOnews ada beberapa persiapan yang bisa dilakukan saat menegosiasi penurunan bunga kepada bank.
1. Menulis surat permohonan sebagai tanda permintaan penurunan bunga bank. Jelaskan isi maksud, tujuan, dan penyebab permohonan keringanan bunga bank. Buatlah surat permohonan yang ringkas dan jelas, sehingga tak bertele-tele.
Baca juga: Hindari Risiko Menabung, LPS: Jangan Mudah Tergiur Bunga Bank Tinggi
2. Mempersiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan saat menghadap bank. Dokumen-dokumen itu, misalnya surat perjanjian kredit, buku tabungan, laporan pembukuan, atau dokumen lainnya yang mendukung. Penyiapan dokumen-dokumen itu untuk membuktikan kepada pihak bank bahwa nasabah bersungguh-sungguh melakukan negosiasi. Bayangkan ketika bank menanyakan dokumen-dokumen itu saat menghadap bank dan nasabah tidak membawanya.
3. Persiapkan mental dan psikis agar saat memberikan penjelasan kepada bank tidak mengalami kegugupan. Komunikasi yang lancar bisa membantu meyakinkan pihak bank. Nasabah harus jujur dan terbuka atas kondisi yang sebenarnya. Jangan sekali-sekali mencoba berbohong atau ngeles atas pertanyaan-pertanyaan yang diajukan bank. Yakinkan pula pihak bank bahwa nasabah memiliki iktikad yang baik untuk menyelesaikan utang.
Meminta penurunan atau penghapusan bunga sangat mungkin dilakukan, tergantung kebijakan bank dan juga profil utang si nasabah. Bagi bank, yang terpenting utang nasabah bisa dilunasi, sebab jika harus melakukan penyitaan belum tentu juga itu akan mengembalikan nilai utang si nasabah.
1. Menulis surat permohonan sebagai tanda permintaan penurunan bunga bank. Jelaskan isi maksud, tujuan, dan penyebab permohonan keringanan bunga bank. Buatlah surat permohonan yang ringkas dan jelas, sehingga tak bertele-tele.
Baca juga: Hindari Risiko Menabung, LPS: Jangan Mudah Tergiur Bunga Bank Tinggi
2. Mempersiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan saat menghadap bank. Dokumen-dokumen itu, misalnya surat perjanjian kredit, buku tabungan, laporan pembukuan, atau dokumen lainnya yang mendukung. Penyiapan dokumen-dokumen itu untuk membuktikan kepada pihak bank bahwa nasabah bersungguh-sungguh melakukan negosiasi. Bayangkan ketika bank menanyakan dokumen-dokumen itu saat menghadap bank dan nasabah tidak membawanya.
3. Persiapkan mental dan psikis agar saat memberikan penjelasan kepada bank tidak mengalami kegugupan. Komunikasi yang lancar bisa membantu meyakinkan pihak bank. Nasabah harus jujur dan terbuka atas kondisi yang sebenarnya. Jangan sekali-sekali mencoba berbohong atau ngeles atas pertanyaan-pertanyaan yang diajukan bank. Yakinkan pula pihak bank bahwa nasabah memiliki iktikad yang baik untuk menyelesaikan utang.
Meminta penurunan atau penghapusan bunga sangat mungkin dilakukan, tergantung kebijakan bank dan juga profil utang si nasabah. Bagi bank, yang terpenting utang nasabah bisa dilunasi, sebab jika harus melakukan penyitaan belum tentu juga itu akan mengembalikan nilai utang si nasabah.
(uka)
Lihat Juga :