Sri Mulyani: Efek Ping Pong Pandemi Terus Terjadi Jika Varian Covid-19 Bermutasi
Senin, 30 Agustus 2021 - 13:32 WIB
loading...
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, dengan masih adanya Covid-19 membuat tantangan ekonomi masih bisa tertekan. Untuk itu tidak ada jaminan ekonomi bisa pulih. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 masih menjadi ancaman bagi negara manapun di dunia. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, pandemi Covid-19 bisa hilang jika semua negara tidak lagi muncul kasus baru.
Baca Juga: Sri Mulyani Ceritakan Episode Terbaru Covid-19 di Indonesia
Adapun, pandemi bisa hilang jika semua negara sudah tidak terjangkit kasus Covid-19. Maka dari itu, pengendalian pandemi dan tidak adanya turunan mutasi pada Covid-19 .
"Pandemi hanya hilang kalau semuanya hilang. Pandemi akan muncul kalau ada weaknes list negara yang muncul. Pandemi akan ping pong jika varian Covid-19 bermutasi kaya Delta dan Lambda," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Senin (30/8/2021).
Kata dia, dengan masih adanya Covid-19 membuat tantangan ekonomi masih bisa tertekan. Untuk itu tidak ada jaminan ekonomi bisa pulih dalam waktu dekat. Terkecuali, bagaimana bisa mengendalikan Covid-19
"Kegiatan ekonomi harus mulai bertahap naik. Kita harus hati-hati. Karena enggak ada yang menjamin kalau pertumbuhan ekonomi baik kalau kita tidak mencegah Covid-19," katanya.
Baca Juga: Luhut Bilang Perang Melawan Covid-19 Bakal Berlangsung Lama: Jangan Bawa ke Politik!
Menkeu juga menyoroti kompleksitas baru, yaitu di beberapa negara yang mengalami rebound ternyata disertai dengan kenaikan harga atau inflasi yang tinggi seperti di AS dan bahkan di beberapa negara di Eropa.
"Ini adalah perkembangan yang akan terus menimbulkan dinamika di dalam kita mengelola ekonomi, dan tentu berimplikasi pada APBN," tandasnya.
Baca Juga: Sri Mulyani Ceritakan Episode Terbaru Covid-19 di Indonesia
Adapun, pandemi bisa hilang jika semua negara sudah tidak terjangkit kasus Covid-19. Maka dari itu, pengendalian pandemi dan tidak adanya turunan mutasi pada Covid-19 .
"Pandemi hanya hilang kalau semuanya hilang. Pandemi akan muncul kalau ada weaknes list negara yang muncul. Pandemi akan ping pong jika varian Covid-19 bermutasi kaya Delta dan Lambda," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Senin (30/8/2021).
Kata dia, dengan masih adanya Covid-19 membuat tantangan ekonomi masih bisa tertekan. Untuk itu tidak ada jaminan ekonomi bisa pulih dalam waktu dekat. Terkecuali, bagaimana bisa mengendalikan Covid-19
"Kegiatan ekonomi harus mulai bertahap naik. Kita harus hati-hati. Karena enggak ada yang menjamin kalau pertumbuhan ekonomi baik kalau kita tidak mencegah Covid-19," katanya.
Baca Juga: Luhut Bilang Perang Melawan Covid-19 Bakal Berlangsung Lama: Jangan Bawa ke Politik!
Menkeu juga menyoroti kompleksitas baru, yaitu di beberapa negara yang mengalami rebound ternyata disertai dengan kenaikan harga atau inflasi yang tinggi seperti di AS dan bahkan di beberapa negara di Eropa.
"Ini adalah perkembangan yang akan terus menimbulkan dinamika di dalam kita mengelola ekonomi, dan tentu berimplikasi pada APBN," tandasnya.
(akr)
Lihat Juga :