Survei Membuktikan Jumlah Pencari Rumah yang Menunda Pembelian Menurun
Selasa, 31 Agustus 2021 - 22:14 WIB
loading...
A
A
A
Penurunan Sentiment Index ini didorong tiga hal yaitu mahalnya harga properti, sulitnya mencari properti di lokasi yang diinginkan sesuai dengan anggaran yang tersedia dan tingginnya tingkat suku bunga KPR. Indeks Sentimen Konsumen ini adalah data longitudinal yang diambil Rumah.com menggambarkan indikasi optimisme, kepuasan, dan minat terhadap properti.
Marine menjelaskan bahwa secara umum dari hasil survei Rumah.com Consumer Sentiment Study H2 2021 dapat disimpulkan bahwa lebih sedikit masyarakat yang menyatakan penundaan dalam transaksi properti daripada sebelumnya. Selain itu masyarakat kini mempertimbangkan lebih sedikit faktor ketika mengambil pinjaman rumah namun faktor utama masih sama, yaitu besaran angsuran, jangka waktu pinjaman dan tingkat suku bunga KPR.
Di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung apalagi dengan pelaksanaan PPKM, bagi konsumen yang akan membeli rumah, saat ini tidak harus langsung mendatangi showroom atau unit contoh yang ditawarkan oleh para pengembang.
Saat ini yang paling penting dilakukan calon pencari rumah dan keluarga muda adalah mempelajari dulu proses pembelian rumah, membandingkan suku bunga dan pilihan pembiayaan, serta mempersiapkan keuangan pribadi agar lebih siap secara finansial ketika akhirnya membuat keputusan. Berbagai panduan tersebut disediakan oleh Rumah.com agar pencari rumah di masa depan dapat memahami dulu seluk beluk transaksi properti dan menyusun pertimbangan yang matang dalam pencarian rumah.
“Adanya dukungan teknologi pada industri properti termasuk informasi seputar infrastruktur wilayah hunian, serta pameran properti virtual membuat calon pembeli properti bisa melakukan survei properti kapan pun dan di mana pun di tengah pandemi. Dengan demikian pembeli masih bisa mengambil keputusan membeli properti dengan percaya diri. Mencari hunian bukanlah keputusan yang mudah diambil, namun Rumah.com menyediakan berbagai fitur yang dapat membantu konsumen mengambil keputusan dengan lebih percaya diri,” pungkas Marine.
Marine menjelaskan bahwa secara umum dari hasil survei Rumah.com Consumer Sentiment Study H2 2021 dapat disimpulkan bahwa lebih sedikit masyarakat yang menyatakan penundaan dalam transaksi properti daripada sebelumnya. Selain itu masyarakat kini mempertimbangkan lebih sedikit faktor ketika mengambil pinjaman rumah namun faktor utama masih sama, yaitu besaran angsuran, jangka waktu pinjaman dan tingkat suku bunga KPR.
Di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung apalagi dengan pelaksanaan PPKM, bagi konsumen yang akan membeli rumah, saat ini tidak harus langsung mendatangi showroom atau unit contoh yang ditawarkan oleh para pengembang.
Saat ini yang paling penting dilakukan calon pencari rumah dan keluarga muda adalah mempelajari dulu proses pembelian rumah, membandingkan suku bunga dan pilihan pembiayaan, serta mempersiapkan keuangan pribadi agar lebih siap secara finansial ketika akhirnya membuat keputusan. Berbagai panduan tersebut disediakan oleh Rumah.com agar pencari rumah di masa depan dapat memahami dulu seluk beluk transaksi properti dan menyusun pertimbangan yang matang dalam pencarian rumah.
“Adanya dukungan teknologi pada industri properti termasuk informasi seputar infrastruktur wilayah hunian, serta pameran properti virtual membuat calon pembeli properti bisa melakukan survei properti kapan pun dan di mana pun di tengah pandemi. Dengan demikian pembeli masih bisa mengambil keputusan membeli properti dengan percaya diri. Mencari hunian bukanlah keputusan yang mudah diambil, namun Rumah.com menyediakan berbagai fitur yang dapat membantu konsumen mengambil keputusan dengan lebih percaya diri,” pungkas Marine.
(uka)
Lihat Juga :