Kementan Dukung Pengembangan Agro Edu Farming di Cilacap
Kamis, 02 September 2021 - 10:39 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga:Kementan Dorong Pemda Bikin BUMD untuk Dongkrak Ekspor Pertanian)
Dia mengharapkan ribuan petani milenial menebar resonansi di daerah masing-masing. Apabila satu orang petani milenial mampu menarik 200 orang pemuda di daerahnya, maka Dedi optimistis target 2,5 juta petani milenial pada 2024 akan tercapai.
“Kami akan membangun pertanian modern atau smart farming didukung internet of things (IoT). Misalnya, drone untuk menabur benih, menyemprot pestisida dan lainnya serta pertanian dengan pola green house,” kata Dedi.
Menurutnya, petani milenial terbukti mampu menguasai pertanian dari hulu ke hilir, bahkan modernisasi pertanian menjadi maju, mandiri dan modern. Beberapa petani milenial binaan BPPSDMP Kementan telah membuktikan dedikasinya dalam memajukan pertanian Indonesia.
(Baca juga:Kementan Targetkan Dua Kali Peningkatan Produktivitas Pertanian)
Nantinya, kata Dedi, mereka akan mendapat pelatihan wirausaha dan tematik, selain fasilitasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pertanian. “Kita akan kerjasamakan dengan pemerintah provinsi dan kabupaten untuk memperkuat langkah mencetak 2,5 juta petani milenial.”
Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji mendukung penuh upaya Kementan seraya apresiasi Sekolah Tani Indonesia yang diinisiasi oleh Fatoni Saputra. “Kami mendukung penuh program Kementan, dan bersyukur sudah ada Sekolah Tani Indonesia yang diinisiasi milenial untuk memajukan pertanian Cilacap ini,” katanya.
Dia mengharapkan ribuan petani milenial menebar resonansi di daerah masing-masing. Apabila satu orang petani milenial mampu menarik 200 orang pemuda di daerahnya, maka Dedi optimistis target 2,5 juta petani milenial pada 2024 akan tercapai.
“Kami akan membangun pertanian modern atau smart farming didukung internet of things (IoT). Misalnya, drone untuk menabur benih, menyemprot pestisida dan lainnya serta pertanian dengan pola green house,” kata Dedi.
Menurutnya, petani milenial terbukti mampu menguasai pertanian dari hulu ke hilir, bahkan modernisasi pertanian menjadi maju, mandiri dan modern. Beberapa petani milenial binaan BPPSDMP Kementan telah membuktikan dedikasinya dalam memajukan pertanian Indonesia.
(Baca juga:Kementan Targetkan Dua Kali Peningkatan Produktivitas Pertanian)
Nantinya, kata Dedi, mereka akan mendapat pelatihan wirausaha dan tematik, selain fasilitasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pertanian. “Kita akan kerjasamakan dengan pemerintah provinsi dan kabupaten untuk memperkuat langkah mencetak 2,5 juta petani milenial.”
Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji mendukung penuh upaya Kementan seraya apresiasi Sekolah Tani Indonesia yang diinisiasi oleh Fatoni Saputra. “Kami mendukung penuh program Kementan, dan bersyukur sudah ada Sekolah Tani Indonesia yang diinisiasi milenial untuk memajukan pertanian Cilacap ini,” katanya.
Lihat Juga :