Petrokimia Gresik Gandeng Unilever dan PT Garam Jamin Ekosistem Bisnis Pabrik Soda Ash
Kamis, 02 September 2021 - 20:14 WIB
loading...
A
A
A
Hal tersebut juga ditegaskan Direktur Utama PT Garam (Persero) Achmad Ardianto yang menyampaikan bahwa perjanjian ini merupakan langkah besar bagi PT Garam untuk mewujudkan rencana jangka panjang dalam berkontribusi menyediakan garam industri yang berkualitas.
“Selain itu membangkitkan kepercayaan bagi Unilever untuk mendapatkan produk berkualitas yang disuplai oleh bahan baku dalam negeri yang juga berkualitas,” ujar Achmad.
Lebih lanjut, Dwi Satriyo mengungkapkan bahwa pabrik soda ash berkapasitas 300.000 ton per tahun ini rencananya akan mulai beroperasi pada akhir 2024 dan bakal menjadi yang pertama di Indonesia. Karena itu keberadaan pabrik ini sangat penting dan menjadi terobosan transformatif dalam mendukung kemajuan industri kimia nasional.
(Baca juga:Petrokimia Gresik Akan Bangun Pabrik Soda Ash)
Seperti diketahui, soda ash merupakan bahan baku berbagai produk seperti sabun, deterjen, kertas, tekstil, keramik, gelas, kaca beserta turunannya dan lain sebagainya. Untuk itu, kebutuhan soda ash di Indonesia sangat tinggi, namun saat ini suplainya 100% masih dipenuhi dari impor.
“Ini menjadi peluang besar, Soda Ash Petrokimia Gresik nantinya akan memenuhi kebutuhan pasar domestik dan tidak menutup kemungkinan juga dapat melayani kebutuhan pasar global,” ujar Dwi Satriyo.
“Selain itu membangkitkan kepercayaan bagi Unilever untuk mendapatkan produk berkualitas yang disuplai oleh bahan baku dalam negeri yang juga berkualitas,” ujar Achmad.
Lebih lanjut, Dwi Satriyo mengungkapkan bahwa pabrik soda ash berkapasitas 300.000 ton per tahun ini rencananya akan mulai beroperasi pada akhir 2024 dan bakal menjadi yang pertama di Indonesia. Karena itu keberadaan pabrik ini sangat penting dan menjadi terobosan transformatif dalam mendukung kemajuan industri kimia nasional.
(Baca juga:Petrokimia Gresik Akan Bangun Pabrik Soda Ash)
Seperti diketahui, soda ash merupakan bahan baku berbagai produk seperti sabun, deterjen, kertas, tekstil, keramik, gelas, kaca beserta turunannya dan lain sebagainya. Untuk itu, kebutuhan soda ash di Indonesia sangat tinggi, namun saat ini suplainya 100% masih dipenuhi dari impor.
“Ini menjadi peluang besar, Soda Ash Petrokimia Gresik nantinya akan memenuhi kebutuhan pasar domestik dan tidak menutup kemungkinan juga dapat melayani kebutuhan pasar global,” ujar Dwi Satriyo.
Lihat Juga :