Himbara Buka Suara Soal Teguran Mensos Risma: Ribuan Penerima Bansos Sulit Cairkan Dana

Jum'at, 03 September 2021 - 10:59 WIB
loading...
Himbara Buka Suara Soal...
Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) buka suara terkait teguran Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini soal penyaluran bantuan sosial (bansos). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Himpunan Bank Milik Negara ( Himbara ) buka suara terkait teguran Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini soal penyaluran bantuan sosial (bansos) . Dimana Risma mengatakan, terdapat ribuan penerima manfaat bantuan sosial (bansos) yang belum bisa mencairkan dananya di Himbara.

Hal ini terungkap saat Risma melakukan pertemuan dengan Komisi VIII DPR RI. Menanggapi hal tersebut, Direksi bank Himbara mengatakan hal ini sebenarnya hanya masalah komunikasi saja.

Baca Juga: Penyaluran Paket Bansos di Makassar Dinilai Perlu Libatkan Dewan

Direktur Bisnis Makro, Bank BRI, Supari menerangkan, sebenarnya data yang ada bisa lebih mudah untuk mencermati masalah bansos itu ada dimana.

"Mulai data itu kita terima kemudian kita lakukan assement sesuai dengan kesepakatan, ada 5 parameter data, mulai dari NIK, nama, nama ibu kandung, tanggal lahir dan juga alamat, sepanjang 5 data itu lengkap. Maka sesungguhnya oleh Himbara akan dieksekusi akan sangat cepat," ujar Supari dalam press conference di Jakarta, Kamis (2/9/2021).

Senada, Direktur Hubungan Kelembagaan bank BNI Rohan Hafas mengatakan, statistiknya sejak 2017 sampai saat ini, Himbara selalu menyalurkan 100% bansos untuk data-data yang sudah clean. Sedangkan data yang tidak clean itu bukan lagi teritorinya bank, jadi Himbara akan mengembalikan data tersebut ke Kemensos untuk di cek kembali.

“Kemudian kalau mengenai penarikan, belum ditarik dan sebagainya, itu memang bukan teritori kami Himbara, di Kemensosos itu ada yang namanya pendamping dan itu dilakukan oleh Dinsos, di pemda-pemda setempat. Merekalah yang menggiring atau menanyakan alasan kepada orangnya, mengapa belum ditarik, jadi itu bukan teritori kami (Bank)," sambung Rohan Hafas.

Kemudian Direktur Hubungan Kelembagaan BNI, Sis Apik Wijayanto mengatakan, tugas penyaluran bansos yang sudah berjalan sejak 2017 dengan rata-rata penyaluran 98-99%, untuk dana yang tersisa, akan dikembalikan kepada pemerintah.

"Sejak 2020 rata-rata penyaluran kita diatas 98-99, nah bagaimana yang masih tersisa ini, tentunya kami punya pedoman di bank Himbara ini bahwa apabila dana tersebut tidak diambil dalam kurun waktu tertentu atau 105 hari, maka dana tersebut kita kembalikan ke kas Negara," lanjut Sis Apik.

Baca Juga: Mensos Risma Mengamuk dan Marah-marah ke Sebuah Lembaga Perbankan di Jember

Sis Apik menegaskan, tidak ada pengendapan dana di bank untuk bansos yang belum tersalurkan. Hal itu terindikasi dari data yang tidak lengkap ataupun memang tidak diambil oleh penerima manfaat.

"Bank ini melaksanakan penyaluran Bansos dengan government, sesuai tugas kita, bahwa kita ingin juga mempercepat penyaluran Bansos ini, kalau ada bank yang ingin berkolaborasi kita dengan terbuka nenerima," tuturnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Bakal Tempatkan...
Purbaya Bakal Tempatkan Dana Rp400 Triliun Lagi di Himbara
Sinyal Penarikan Dana...
Sinyal Penarikan Dana SAL dari Himbara Mencuat, Begini Pesan OJK
Begini Hasil Pertemuan...
Begini Hasil Pertemuan Dasco dan Bos Himbara, Dirut BNI: Fundamental Bagus, Tak Perlu Cemas
Dirut Himbara Dikumpulin...
Dirut Himbara Dikumpulin Dasco Bersama Mensesneg, Bahas Apa?
Arus Kas Kontraktor...
Arus Kas Kontraktor Seret, Danantara Diminta Selamatkan Proyek Sekolah Rakyat
BUMN Berkontribusi Dongkrak...
BUMN Berkontribusi Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Pasar Modal Dapat Sentimen...
Pasar Modal Dapat Sentimen Positif, BRI Siap Melaju dengan Fundamental Kuat
Prabowo Janjikan Buruh...
Prabowo Janjikan Buruh Tidak Ngontrak Lagi
Soroti Penyaluran Bansos...
Soroti Penyaluran Bansos di Tengah Inflasi, Selly Gantina: Perkuat Fungsi Kemensos
Rekomendasi
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
Ujian Tahun Pertama...
Ujian Tahun Pertama Kepengurusan AMKI, Mencari Bentuk di Tengah Industri Media
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
Berita Terkini
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Infografis
Jokowi Kucurkan Bansos...
Jokowi Kucurkan Bansos Ribuan Triliun, Kemiskinan hanya Turun 2%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved