Erick Thohir Dorong Transformasi Human Capital, Ini Respon Kliring Berjangka Indonesia
Jum'at, 03 September 2021 - 13:44 WIB
loading...
Erick Thohir terus mendorong BUMN untuk melakukan transformasi di Human Capital atau sumber daya manusia. PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) atau KBI kasih respons begini. Foto/dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir terus mendorong BUMN untuk melakukan transformasi di Human Capital atau sumber daya manusia. Menurutnya, transformasi yang dilakukan di BUMN tidak mungkin terjadi kalau tidak ada transformasi terkait sumber daya manusia. Selain itu, transformasi sumber daya manusia ini harus diJakankan secara berkelanjutan.
Baca Juga: Di Usia ke-37, PT Kliring Berjangka Indonesia Torehkan Sejumlah Prestasi
Terkait transformasi sumber daya manusia ini, Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) atau KBI, Fajar Wibhiyadi mengatakan, transformasi Sumber Daya Manusia di KBI sudah berjalan sejak beberapa waktu lalu, dan ini merupakan bagian dari transformasi korporasi KBI.
"Saat ini, KBI tengah dalam proses transformasi bisnis dalam upaya menuju digital corporation. Dan ini tentunya SDM yang ada juga dituntut untuk bisa melakukan transformasi ke arah digital. Untuk itu, berbagai program telah dan sedang kami jalankan dalam upaya menjadikan SDM yang unggul, memiliki pemikiran atau mindset digital, dan tentu saja SDM yang agile dalam menghadapi perubahan," terang Fajar.
Sebagai catatan, korporasi merah putih yang bergerak dalam lini usaha sebagai Lembaga Kliring di Perdagangan Berjangka Komoditi dan Pasar Fisik Komoditas serta Pusat Registrasi Resi Gudang ini memiliki karyawan yang ramping.
Dengan jumlah kurang dari 50 orang, justru menjadikan BUMN ini memiliki catatan mengkilap terkait Nett Profit per Employee. Di tahun 2017 Nett Profit per Employee tercatat sebesar Rp 192 Juta, tahun 2018 sebesar Rp. 483 juta, tahun 2019 sebesar Rp.799 juta, dan di tahun 2020 sebesar Rp.1.208 Juta.
Sambung Fajar Wibhiyadi menambahkan, proses transformasi sumber daya manusia, tentunya memiliki tantangan tersendiri, karena harus menyiapkan SDM yang ada untuk bisa memiliki skill yang mampu menjawab tantangan kedepan. Untuk itu, KBI telah menjalankan berbagai program pengembangan, baik dari sisi soft skill mapun hard skill.
Baca Juga: Di Usia ke-37, PT Kliring Berjangka Indonesia Torehkan Sejumlah Prestasi
Terkait transformasi sumber daya manusia ini, Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) atau KBI, Fajar Wibhiyadi mengatakan, transformasi Sumber Daya Manusia di KBI sudah berjalan sejak beberapa waktu lalu, dan ini merupakan bagian dari transformasi korporasi KBI.
"Saat ini, KBI tengah dalam proses transformasi bisnis dalam upaya menuju digital corporation. Dan ini tentunya SDM yang ada juga dituntut untuk bisa melakukan transformasi ke arah digital. Untuk itu, berbagai program telah dan sedang kami jalankan dalam upaya menjadikan SDM yang unggul, memiliki pemikiran atau mindset digital, dan tentu saja SDM yang agile dalam menghadapi perubahan," terang Fajar.
Sebagai catatan, korporasi merah putih yang bergerak dalam lini usaha sebagai Lembaga Kliring di Perdagangan Berjangka Komoditi dan Pasar Fisik Komoditas serta Pusat Registrasi Resi Gudang ini memiliki karyawan yang ramping.
Dengan jumlah kurang dari 50 orang, justru menjadikan BUMN ini memiliki catatan mengkilap terkait Nett Profit per Employee. Di tahun 2017 Nett Profit per Employee tercatat sebesar Rp 192 Juta, tahun 2018 sebesar Rp. 483 juta, tahun 2019 sebesar Rp.799 juta, dan di tahun 2020 sebesar Rp.1.208 Juta.
Sambung Fajar Wibhiyadi menambahkan, proses transformasi sumber daya manusia, tentunya memiliki tantangan tersendiri, karena harus menyiapkan SDM yang ada untuk bisa memiliki skill yang mampu menjawab tantangan kedepan. Untuk itu, KBI telah menjalankan berbagai program pengembangan, baik dari sisi soft skill mapun hard skill.
Lihat Juga :