Ini Strategi MNC Bank (BABP) yang Bikin Nilai Tabungan Melesat 100% Jadi Rp1,2 Triliun

Senin, 06 September 2021 - 08:17 WIB
loading...
Ini Strategi MNC Bank...
Ilustrasi MNC Bank. FOTO/MNC Media
A A A
JAKARTA - Perbankan nasional terus meramu strategi guna meningkatkan portofolio tabungan melalui program tabungan yang kompetitif. Penguatan nilai tabungan merupakan strategi guna menyeimbangkan cost of fund sekaligus efisiensi yang diharapkan dapat meningkatkan rasio dana murah dari porsi CASA (Current Account Saving Account).

“Di saat permintaan kredit melemah, dana pihak ketiga (DPK) perbankan meningkat signifikan (Juni 2021: 11,28% yoy) karena meningkatnya disposable income (pendapatan masyarakat yang tersimpan di rekening bank) yang disebabkan oleh menurunnya penggunaan masyarakat atas dana untuk konsumsi dan keperluan lain,” tutur Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso, saat media briefing OJK, 8 Agustus lalu.

Baca Juga: Menggapai Mimpi Sang Bintang di MNCTV

Peluang ini ditangkap oleh PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) atau dikenal dengan MNC Bank, unit usaha PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) yang berada di bawah naungan MNC Group, dengan meluncurkan program Tabungan Dahsyat sejak akhir tahun lalu.

Berkat program ini nilai tabungan MNC Bank memiliki pertumbuhan positif. Di kuartal II-2021 ini MNC Bank membukukan nilai tabungan hingga Rp1,2 triliun naik hingga 100% dibandingkan kuartal II-2020 yang membukukan nilai tabungan di angka Rp600 miliar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC Bank Gandeng MNC...
MNC Bank Gandeng MNC Sekuritas Dorong Literasi Keuangan Gen Z lewat Solusi Perbankan Digital
S&P Dow Jones Indices...
S&P Dow Jones Indices Ancam Turunkan Status Pasar Saham RI, OJK Sebut Efek Arus Modal Keluar Kecil
MNC Sekuritas Sukses...
MNC Sekuritas Sukses Gelar Grand Final MotionTrade Billionaires Games 2026
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Bursa Saham RI Diguncang...
Bursa Saham RI Diguncang MSCI, OJK Garansi Pasar Modal RI Tak Akan Turun Kasta
Rapat Paripurna RAPBN...
Rapat Paripurna RAPBN 2027 hingga Calon Anggota BS OJK Dihadiri 298 Anggota DPR
Ratusan Mahasiswa Surabaya...
Ratusan Mahasiswa Surabaya Ikuti Edukasi Asuransi yang Digelar BRI Insurance
OJK dan Bareskrim Usut...
OJK dan Bareskrim Usut Dugaan Pidana Pasar Modal, MA Pastikan Dana Nasabah Aman
Rekomendasi
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Berita Terkini
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved