Okupansi Merosot 50% Imbas WFH, Ini Strategi Coworking Space Pertahankan Bisnis

Senin, 06 September 2021 - 18:58 WIB
loading...
Okupansi Merosot 50%...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Keharusan menjaga jarak dan pembatasan mobilitas selama pandemi Covid-19 membuat banyak perusahaan harus menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) .

Hal itu berdampak cukup dalam bagi perusahaan-perusahaan penyedia ruang kerja bersama atau coworking space. Salah satunya adalah GoWork yang okupansinya anjlok 50% ketika dilanda pandemi.

CEO dan Co-Founder GoWork, Vanessa Hendriadi mengatakan, efisiensi dan relasi dengan mitra bisnis merupakan kunci bisnisnya bertahan di tengah badai pandemi.

Baca juga: Wagub DKI: Kasus Positif Covid Turun, Kesembuhan Capai 97,8%, dan BOR 15%

Dia membeberkan, okupansi GoWork sebelum pandemi mencapai 80-100%. Kemudian harus turun drastis akibat kebijakan Work From Home. Menyikapi penurunan ini, Vanessa memilih untuk jujur dan transparan menjelaskan situasi perusahaan kepada para karyawannya.

“Kita berusaha setransparan mungkin dari semua informasi yang kita ketahui mengenai pasar, situasi makro, karena ini adalah problem yang tidak bisa kita antisipasi, efisiensi itu kita lakukan," ujarnya pada Power Breakfast IDXChanel, Senin (6/9/2021).

Dia menjelaskan, saat ini GoWork terdapat di lebih dari 20 lokasi. Tentu tidak semua kondisi bisnisnya bernasib sama, untuk itu Vanessa juga melakukan efisiensi area atau pengurangan sedikit area untuk lokasi yang tidak berkembang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
Modernland Realty Dorong...
Modernland Realty Dorong Pertumbuhan Bisnis Berbasis Keberlanjutan
Menuju Tujuh Dekade...
Menuju Tujuh Dekade Astra: Perkuat Fokus Strategis untuk Dorong Pertumbuhan Perusahaan
WFH ASN Tiap Jumat Dipastikan...
WFH ASN Tiap Jumat Dipastikan Lanjut untuk 2 Bulan ke Depan
Perang AS-Israel Lawan...
Perang AS-Israel Lawan Iran Bikin Badai Ekonomi ke Seluruh Dunia, Sektor Bisnis Tekor Rp441 Triliun
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Layanan Laundry Kian...
Layanan Laundry Kian Menjadi Bagian Gaya Hidup Modern
Grab Business Forum...
Grab Business Forum 2026 Jadi Wadah Kolaborasi Pemimpin Bisnis
Rekomendasi
Penampakan Koper Berisi...
Penampakan Koper Berisi Emas Disita Polisi usai Geledah Rumah di Bogor
Rayakan Hari Jadi, Ancol...
Rayakan Hari Jadi, Ancol Gratiskan Tiket Masuk pada 10 Juli Besok
Bangun Pendidikan Hukum,...
Bangun Pendidikan Hukum, Peradi Profesional Gandeng 112 PTN dan PTS se- Indonesia
Berita Terkini
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Turun ke 5.865, Mayoritas Saham Berada di Zona Merah
Kesepakatan Damai Batal!...
Kesepakatan Damai Batal! AS Gempur Balik Iran, Harga Minyak Ngamuk Lagi
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved