Harga Test PCR Turun Ikut Dongkrak Penumpang KA Jarak Jauh Sebesar 20%

Senin, 06 September 2021 - 20:09 WIB
loading...
Harga Test PCR Turun...
Langkah pemerintah mengambil kebijakan dengan menurunkan harga test PCR hingga Rp495-Rp550 ribu membuat penumpang Kereta Api mengalami sedikit peningkatan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Langkah pemerintah mengambil kebijakan dengan menurunkan harga test PCR hingga Rp495-Rp550 ribu membuat penumpang Kereta Api mengalami sedikit peningkatan. Hal ini diakui oleh VP of Corporate Communication PT KAI , Joni Martinus.

Baca Juga: Ada Promo Tes PCR-Antigen Rp1 dari Garuda bagi Penumpang Terpilih, Cek Syaratnya!

Ia menerangkan, penurunan harga test PCR memang berdampak pada peningkatan jumlah penumpang, hal itu disebabkan dari calon penumpang yang lebih mudah memenuhi persyaratan.

"Memang terjadi peningkatan pelanggan KA Jarak Jauh setelah diberlakukan kebijakan tersebut, karena semakin memudahkan pelanggan untuk melengkapi berkas persyaratan," ujar Joni Martinus kepada MNC Portal, Senin (6/9/2021).

Sambung Joni menjelaskan, misalnya pada awal bulan Agustus sebelum pemerintah menetapkan harga test PCR yang lebih murah, tercatat pada 1-16 Agustus jumlah pelanggan KA jarak jauh bekisar 10 ribu penumpang.

Namun setelah pemerintah menurunkan harga test PCR, penumpang Kereta Api khususnya perjalanan KA jarak jauh mengalami peningkatan menjadi 12 ribu keberangkatan perhari.

"sebelum diterapkan kebijakan harga baru PCR, pada periode 1-16 Agustus jumlah pelanggan KA Jarak Jauh rata-rata di 10 ribu pelanggan, Pada 17-31 Agustus jumlah pelanggan menjadi 12 ribu pelanggan perhari atau meningkat 20%," sambung Joni.

Baca Juga: Harga Tes PCR Turun, Alvin Lie: Penerbangan Tetap Sulit Bangkit

Meski demikian, Joni mengatakan bahwa penurunan harga test PCR hanyalah salah satu dari banyak faktor untuk masyarakat kembali menggunakan Kereta Api jarak jauh.

"Masih banyak faktor lainnya yang mempengaruhi peningkatan jumlah pelanggan misalnya penurunan level PPKM, penambahan jumlah perjalanan KA, dan lainnya," tuturnya.

Sebagaimana diketahui, calon penumpang Kereta Api, khususnya perjalanan jarak jauh, harus memenuhi persyaratan seperti menunjukkan kartu vaksinasi dan surat keterangan tes Covid-19 atau bisa ditunjukan secara digital melalui aplikasi PeduliLindungi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
1,3 Juta Tiket Kereta...
1,3 Juta Tiket Kereta Ludes Terjual saat Libur Panjang hingga 1 Juni 2026
139,8 Juta Liter BBM...
139,8 Juta Liter BBM Subsidi Diserap KAI hingga Agustus 2025, Buat Apa Saja?
Perombakan Direksi-Komisaris...
Perombakan Direksi-Komisaris KAI Terkait Kecelakaan KA Argo Bromo? Begini Kata Menhub
ASN Pemprov DKI Wajib...
ASN Pemprov DKI Wajib Pakai Transportasi Umum, Begini Respons KAI
KAI Group Angkut 16,3...
KAI Group Angkut 16,3 Juta Penumpang Selama Angkutan Lebaran 2025
Arus Mudik 21-27 Maret,...
Arus Mudik 21-27 Maret, KAI Sudah Layani 1,2 Juta Penumpang
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
Jelang Akhir Libur Panjang,...
Jelang Akhir Libur Panjang, 40.714 Penumpang Kereta Mulai Kembali ke Jakarta
Rekomendasi
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Widyawati Pantau Tio...
Widyawati Pantau Tio Pakusadewo dari Grup WA, Bersyukur Kondisinya Kini Membaik
Berita Terkini
Dasco: InsyaAllah Pemadaman...
Dasco: InsyaAllah Pemadaman Listrik Tak Terjadi Lagi Pekan Ini
Wamenhub Sebut Potensi...
Wamenhub Sebut Potensi Penerimaan Negara Lewat PT DSI Bisa Tembus Rp2.671 Triliun
Pegadaian Gelar Khitanan...
Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026, Langkah Riil Peduli Sesama Berbasis ESG
IHSG Siang Anjlok 1,29%...
IHSG Siang Anjlok 1,29% ke 6.037, Sektor Keuangan dan Energi Jadi Pemberat
Komut Pertamina Mochamad...
Komut Pertamina Mochamad Iriawan: Investasi Terbaik Bangsa pada Manusia
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
Infografis
Joko Widodo Minta Harga...
Joko Widodo Minta Harga Tes PCR Turun Jadi Rp300 Ribu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved