Warteg dan PKL Bakal Dapat Rp1,2 Juta Tunai, Airlangga Kasih Sinyal Segera Cair
Senin, 06 September 2021 - 20:38 WIB
loading...
Pengusaha warteg hingga pedagang kaki lima (PKL) bakal mendapatkan bantuan Rp 1,2 juta. Bantuan dari pemerintah tersebut diterangkan olehAirlangga, berbeda dengan BPUM atau Bantuan Produktif Usaha Mikro. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pengusaha warteg hingga pedagang kaki lima (PKL) bakal mendapatkan bantuan Rp 1,2 juta. Bantuan dari pemerintah tersebut diterangkan oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto , berbeda dengan BPUM atau Bantuan Produktif Usaha Mikro.
Baca Juga: Ini Detail Operasional Warteg, Restoran dan Mal di PPKM Level 2, 3, dan 4
Sambung Airlangga menerangkan, bantuan tunai Rp 1,2 juta bakal menyasar satu juga pelaku usaha. Dalam proses pencairannya, pemerintah melibatkan TNI dan Polri.
"Bantuan tunai untuk warteg dan 1 juta PKL pemilik warung, dananya 1,2 juta rupiah. Akan melalui TNI, Polri dijalankan. Ini bukan BPUM (Bantuan Produktif Usaha Mikro) dan ini akan segera dijalankan dan regulasinya udah lengkap," kata Airlangga Hartato dalam video virtual, Senin (6/9/2021).
Selain itu, program jaringan pengaman sosial seperti kartu prakerja udah dibagikan selama 4,3 juta. Saat ini untuk gelombang 19 kartu prakerja, sudah ada sebanyak l 3,9 juta yang mendaftar dan penerimanya 800 ribu.
Baca Juga: Ini Detail Operasional Warteg, Restoran dan Mal di PPKM Level 2, 3, dan 4
Sambung Airlangga menerangkan, bantuan tunai Rp 1,2 juta bakal menyasar satu juga pelaku usaha. Dalam proses pencairannya, pemerintah melibatkan TNI dan Polri.
"Bantuan tunai untuk warteg dan 1 juta PKL pemilik warung, dananya 1,2 juta rupiah. Akan melalui TNI, Polri dijalankan. Ini bukan BPUM (Bantuan Produktif Usaha Mikro) dan ini akan segera dijalankan dan regulasinya udah lengkap," kata Airlangga Hartato dalam video virtual, Senin (6/9/2021).
Selain itu, program jaringan pengaman sosial seperti kartu prakerja udah dibagikan selama 4,3 juta. Saat ini untuk gelombang 19 kartu prakerja, sudah ada sebanyak l 3,9 juta yang mendaftar dan penerimanya 800 ribu.
Lihat Juga :