IMF Guyur Indonesia Rp89,6 Triliun, BI: Bukan Utang, Bukan Pinjaman

Rabu, 08 September 2021 - 17:44 WIB
loading...
IMF Guyur Indonesia...
IMF suntik dana buat Indonesia senilai Rp89,6 triliun. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Indonesia mendapat suntikan dana dari Dana Moneter Internasional (IMF) . Dana bantuan tersebut diberikan dalam bentuk Special Drawing Rights (SDR) sebesar 4,46 miliar SDR atau setara USD6,31 miliar (Rp89,6 triliun, kurs Rp14.200).

Kepala Departemen Internasional Bank Indonesia Doddy Zulverdi menegaskan, pemberian dana dari IMF tersebut diberikan bukan karena Indonesia yang meminta. Namun, dana itu diberikan karena adanya kebijakan IMF untuk mendukung ketahanan seluruh negara di dunia akibat dampak pandemi Covid-19.

Baca juga: Kejahatan Digital Marak, BI dan Perbankan Tekankan Kewaspadaan

“Tambahan SDR ini bukan Indonesia yang minta karena kita mengalami kesulitan, sama sekali tidak ya. Bahkan tambahan cadangan yang berasal dari SDR ini terjadi di saat jumlah cadangan devisa kita menurut kami sudah sangat cukup,” tegasnya dalam Taklimat Media Bank Indonesia (BI) secara virtual, Rabu (8/9/2021).

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa dana tersebut bukan utang ataupun pinjaman. Alokasi dana dari IMF ini bukan hanya untuk Indonesia, tetapi juga untuk negara-negara anggota IMF lainnya.

“SDR ini yang kita terima distribusi dari IMF dan juga diterima oleh negara-negara lain seluruh anggota IMF, itu bukan utang,” kata Doddy.

Baca juga: Kisah Darwis dan Saudagar: Orang Kaya Sesungguhnya

Tambah Doddy, suntikan dana SDR yang diberikan IMF saat ini berbeda dengan SDR di 1998. Pada tahun 1998, Indonesia meminta langsung bantuan kepada IMF.

“SDR yang kita terima sekarang ini sama sekali tidak ada kesamaannya dengan dana yang diterima pada waktu krisis 98. Waktu itu memang berbentuk utang dengan waktu yang ditetapkan,” tandasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Rekomendasi
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Berita Terkini
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved