Dukung Gerakan Bangga Buatan Indonesia, BTN Ikut Menyasar UMKM
Kamis, 09 September 2021 - 04:59 WIB
loading...
A
A
A
Direktur Consumer & Commercial Lending Bank BTN Hirwandi Gafar menambahkan, potensi bisnis pembiayaan rumah di Provinsi Aceh ini besar sekali. Apalagi masyarakatnya sebagian besar banyak yang bergerak di bidang wirausaha (UMKM). "Bank BTN di Aceh ingin mendorong disamping usahanya juga dengan pembiyaan perumahan," ungkap Hirwandi.
Baca Juga: Raih Predikat Bank Terbaik, BTN Optismistis Jadi The Best Mortgage Bank di Asia Tenggara
Menurut dia, saat ini pangsa pasar BTN Syariah di Aceh untuk rumah subsidi mencapai di atas 70%. Pangsa pasar ini akan terus dipertahankan BTN Syariah, apalagi kini BTN Syariah merupakan satu-satunya Bank Himbara yang ada di Provinsi Aceh.
Hingga akhir Juli 2021 Kantor Cabang BTN Syariah Banda Aceh membukukan aset sekitar Rp397 miliar atau naik sekitar 39% dibandingkan perolehan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp286 miliar. Sedangkan pembiayaan yang disalurkan sekitar Rp392,5 miliar pada Juli 2021 melonjak 42% dibandingkan Juli 2020 yang sebesar Rp276,6 miliar.
Dari jumlah pembiayaan tersebut, kredit konsumer termasuk pembiayaan perumahan mencapai Rp342 miliar. Untuk dana pihak ketiga (DPK) hingga akhir Juli 2021 tercatat naik 35% menjadi Rp200 miliar dari Rp148 miliar per Juli 2020.
Baca Juga: Raih Predikat Bank Terbaik, BTN Optismistis Jadi The Best Mortgage Bank di Asia Tenggara
Menurut dia, saat ini pangsa pasar BTN Syariah di Aceh untuk rumah subsidi mencapai di atas 70%. Pangsa pasar ini akan terus dipertahankan BTN Syariah, apalagi kini BTN Syariah merupakan satu-satunya Bank Himbara yang ada di Provinsi Aceh.
Hingga akhir Juli 2021 Kantor Cabang BTN Syariah Banda Aceh membukukan aset sekitar Rp397 miliar atau naik sekitar 39% dibandingkan perolehan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp286 miliar. Sedangkan pembiayaan yang disalurkan sekitar Rp392,5 miliar pada Juli 2021 melonjak 42% dibandingkan Juli 2020 yang sebesar Rp276,6 miliar.
Dari jumlah pembiayaan tersebut, kredit konsumer termasuk pembiayaan perumahan mencapai Rp342 miliar. Untuk dana pihak ketiga (DPK) hingga akhir Juli 2021 tercatat naik 35% menjadi Rp200 miliar dari Rp148 miliar per Juli 2020.
(akr)
Lihat Juga :