IHSG Berada di Level Sakral, Waspadalah para Investor!
Kamis, 09 September 2021 - 23:59 WIB
loading...
A
A
A
“Sebenarnya lebih ketidakpastian pasar, tidak ada sentimen di pasar. Ada yang profit taking ada yang spekulatif, jadi itu yang membuat indeks kita bergerak sangat fluktuatif dalam beberapa hari terakhir,” ujar Rio.
Tambah Rio, saat ini para pelaku pasar sebaiknya menghindari saham-saham big cap. Dia menilai bahwa saham-saham BUMN memiliki peluang di market. Misalnya saham konstruksi dan logam.
Baca juga: Geger! Ribuan Burung Pipit Mati Mendadak di Areal Kuburan Adat Gianyar Bali
“Kalau memang indeks turun di bawah 6.060 bahkan di bawah 6.000 dalam beberapa hari ke depan, maka strateginya lebih untuk menghindari saham-saham big cap. Namun, saya melihat di market itu ada peluang di saham-saham BUMN. Jadi seperti di konstruksi dan logam-logaman, itu sebenarnya ada peluang,” tandasnya.
Rio kemudian juga merekomendasikan beberapa saham pilihan yang bisa menjadi pertimbangan para investor. Saham-saham tersebut yaitu, AALI, ISAT, JPFA, dan TKIM.
Tambah Rio, saat ini para pelaku pasar sebaiknya menghindari saham-saham big cap. Dia menilai bahwa saham-saham BUMN memiliki peluang di market. Misalnya saham konstruksi dan logam.
Baca juga: Geger! Ribuan Burung Pipit Mati Mendadak di Areal Kuburan Adat Gianyar Bali
“Kalau memang indeks turun di bawah 6.060 bahkan di bawah 6.000 dalam beberapa hari ke depan, maka strateginya lebih untuk menghindari saham-saham big cap. Namun, saya melihat di market itu ada peluang di saham-saham BUMN. Jadi seperti di konstruksi dan logam-logaman, itu sebenarnya ada peluang,” tandasnya.
Rio kemudian juga merekomendasikan beberapa saham pilihan yang bisa menjadi pertimbangan para investor. Saham-saham tersebut yaitu, AALI, ISAT, JPFA, dan TKIM.
(uka)
Lihat Juga :