Pengelabuan Digital Marak, Jangan Sembarang Ngeklik!

Jum'at, 10 September 2021 - 16:20 WIB
loading...
Pengelabuan Digital...
Pengelabuan digital untuk mencuri data pribadi marak di dunia maya. Foto/ilustrasi
A A A
JAKARTA - Pengelabuan digital atau phishing marak terjadi di dunia maya. Namun, aksi ilegal itu tidak disadari oleh masyarakat di tengah naik daunnya financial technology ( fintech ) yang memberikan banyak kemudahan dalam bertransaksi.

Dilansir dari laman resmi Otoritas Jasa Keuangan @ojkindonesia, phishing merupakan salah satu bentuk cyber crime yang bertujuan untuk mendapatkan informasi atau data seseorang dengan cara mengelabui. Data yang diperoleh biasanya akan digunakan untuk melakukan kejahatan, seperti peretasan akun untuk mendapatkan keuntungan.

Baca juga: Lionel Messi Lewati Rekor Pele, Resmi Jadi Pemain Tersubur di Amerika Selatan

Agar terhindar dari jenis kejahatan digital itu, kenali macam-macam bentuk phishing berikut ini:

1. E-mail: Dapat berupa replika e-mail yang terlihat sah (dari sebuah lembaga/institusi resmi) yang dapat dikirim langsung kepada seseorang secara masif.
2. Web Palsu: Pelaku memalsukan domain sebuah perusahaan atau organisasi.
3. Hotspot Wi-Fi: Titik akses yang disamarkan sebagai Wi-Fi untuk memperoleh data.
4. SMS: Pengelabuan yang disamarkan melalui pesan singkat yang biasanya dilengkapi dengan sebuah link website.
5. Telepon: Pelaku menghubungi nomor telepon untuk meminta data dan informasi secara langsung, biasanya menyamar sebagai customer service sebuah perusahaan.

Jika sudah mengenali bentuknya, sekarang kamu harus tahu tips-tips agar tidak menjadi korban phising:

1. Jangan mengklik link yang dikirimkan melalui SMS atau e-mail tidak dikenal.
2. Pastikan hanya mengunjungi alamat situs yang resmi.
3. Jangan pernah memberikan password, username, atau kode OTP kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengaku dari bank.
4. Jangan menggunakan akses Wi-Fi untuk bertransaksi keuangan.
5. Aktifkan pengaman tambahan seperti Two-Factor Authentication yang telah disediakan oleh platform yang kamu gunakan.
6. Lakukan konfirmasi kepada call center resmi lembaga terkait jika transaksi mencurigakan.

Baca juga: Manohara Cerai dari Pangeran Kelantan dan Alami KDRT, Begini Kehidupannya Sekarang

Itulah macam-macam phising serta tips yang perlu diketahui, sebab di era keuangan digital modus kejahatan masih kerap terjadi tanpa disadari oleh korban.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Literasi lewat...
Perkuat Literasi lewat Pojok Baca di SD Muhammadiyah Worawari dan Edukasi Keuangan Bagi Mahasiswa
Fintech Makin Dekat...
Fintech Makin Dekat dengan Gen Z, OVO Dorong Mahasiswa Lebih Cerdas Kelola Keuangan
Akuntabilitas Jadi Kunci...
Akuntabilitas Jadi Kunci Keberlanjutan Industri Fintech
Setoran Pajak Digital...
Setoran Pajak Digital Awal 2026 Sentuh Rp50 Triliun, Segini Kontribusi Kripto hingga Fintech
Bea Cukai Gagalkan 190...
Bea Cukai Gagalkan 190 Kg Ekspor Emas Ilegal di Halim, Potensi Kerugian Negara Capai Rp41 Miliar
Pasar Aset Digital Paling...
Pasar Aset Digital Paling Dinamis di Asia, 2 Investor Global Tanam Investasi di CAEX Vietnam
Fakta-fakta Gudang Motor...
Fakta-fakta Gudang Motor Ilegal di Jaksel Raup Rp26 Miliar, Nomor 5 Mengagetkan!
Gudang Motor Ilegal...
Gudang Motor Ilegal di Jaksel Sudah Ekspor 99 Ribu Unit, Potensi Kerugian Negara Rp177 Miliar
Waspada Phishing: Belajar...
Waspada Phishing: Belajar dari Konflik Siber Iran–Israel
Rekomendasi
Profesor Ahli Gizi dan...
Profesor Ahli Gizi dan Dokter Anak Bakal Direkrut sebagai Dewan Pengarah BGN
Wasit Resmi Piala Dunia...
Wasit Resmi Piala Dunia 2026 Asal Somalia Ditolak Masuk AS
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
Profil Dadan Hindayana,...
Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Disorot Karena Marak Kasus Keracunan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved