Luhut Beri Sinyal PPKM Akan Terus Berlanjut

Senin, 13 September 2021 - 08:52 WIB
loading...
Luhut Beri Sinyal PPKM...
PPKM akan terus diterapkan selama pandemi berlangsung. Foto/ilustrasi
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan soal keputusan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat ( PPKM ) berlevel. Seperti diketahui, PPKM level 4, 3 dan 2 berakhir hari ini, Senin (13/9/2021).

Luhut menyampaikan pada dasarnya PPKM akan terus dilakukan selama pandemi Covid-19 berlangsung. Disampaikan pula bahwa evaluasi PPKM yang telah dan sedang dilaksanakan mampu menurunkan indeks komposit hingga lebih dari 20%.

Baca juga: Viral Video Keponakan Masih SMA Selingkuh dengan Omnya

“PPKM yang telah dan sedang dilaksanakan mampu menurunkan indeks komposit hingga lebih dari 20% di Provinsi Jawa-Bali. Tren kasus konfirmasi dan kasus aktif pun mampu diturunkan dengan cepat dan signifikan, dan pola pembukaan PPKM akan terus diadakan berkala dan menyesuaikan kondisi lapangan,” kata Luhut melalui pernyataan virtual dalam kuliah Perwira Siswa Sekolah Komando dikutip MNC Portal Indonesia, Senin (13/9/2021).

Luhut menyampaikan kasus Covid-19 di Indonesia semakin hari semakin membaik dan secara umum kasus konfirmasi sudah turun 88,1% dari tanggal puncak kasus 15 Juli 2021 lalu. Penurunan itu tak lepas dari kebijakan penanganan yang diterapkan pemerintah.

“Proses pengambilan keputusan dengan koridor-koridor semacam itu sebenarnya yang sangat mendasar digunakan dalam menyelesaikan pandemi ini. Jadi, kalau dalam proses pengambilan keputusan, harus melihat berbagai angle tidak boleh hanya kesehatan, sosial, atau keamanan saja sehingga bisa didapat cara bertindak yang paling bagus,” tegasnya.

Luhut juga menyatakan bahwa strategi pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia masih dilaksanakan, seperti percepatan proses vaksinasi, penerapan protokol kesehatan 3M dan 3T, serta optimalisasi pengunaan ruang isolasi terpusat. Ditambah lagi dengan penggunaan aplikasi PeduliLindungi.

Baca juga: Kendati Bermaksiat, Allah Masih Buka Pintu Bertaubat

“Apalagi dengan adanya aplikasi berbasis teknologi digital, yaitu PeduliLindungi, yang terintegrasi untuk mengidentifikasi (screening), tracing, dan penegakan protokol kesehatan. Kami memperkirakan kasus konfirmasi per hari berkisar pada single digit pada 3.000 sampai 7.000 kasus,” tambahnya.

Meski demikian, Luhut menjelaskan penanganan pandemi Covid-19 mendorong akselerasi kesehatan dan pihaknya akan terus meningkatkan target capaian vaksinasi Covid-19 lebih dari 2 juta per hari.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Rupiah Nyungsep ke Rp17.667/USD,...
Rupiah Nyungsep ke Rp17.667/USD, Luhut Ingatkan OJK Punya Tugas Tambahan
Luhut Buka Suara Soal...
Luhut Buka Suara Soal Gonjang-ganjing Bursa Saham RI: Investor Global Masih Wait and See
Prabowo dan Luhut Bertemu...
Prabowo dan Luhut Bertemu Empat Mata di Istana, Ini yang Dibahas
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Prabowo Subianto Kunjungi...
Prabowo Subianto Kunjungi Luhut Binsar Pandjaitan di Hari Natal
Said Didu Singgung Luhut...
Said Didu Singgung Luhut soal Proyek Whoosh Bermasalah Sejak Awal: Dia Tahu Busuk Kenapa Tidak Dihentikan
Rekomendasi
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Kasus Silmy Karim Cs,...
Kasus Silmy Karim Cs, KPK Geledah Kantor Imigrasi Denpasar
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved