Kasus Covid-19 Turun, Tidak Ada Lagi PPKM Level 4 di Luar Jawa Bali
Senin, 13 September 2021 - 22:30 WIB
loading...
Ilustrasi pembatasan aktivitas sosial masyarakat. FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Airlangga Hartarto mengungkapkan tidak ada lagi wilayah di luar Jawa Bali yang berstatus PPKM Level 4. Berdasarkan evaluasi wilayah luar Jawa Bali telah terjadi penurunan kasus Covid-19.
"Kalau kita lihat secara provinsi dua provinsi levelnya turun menjadi level 4 sehingga sudah tidak ada lagi wiayah yang berstatus level 4," kata dia saat konferensi pers secara virtual, Senin (13/9/2021).
Baca Juga: Menteri Luhut: PPKM Level Jawa Bali Bakal Terus Berlaku, Evaluasi Tiap Minggu
Airlangga melaporkan provinsi yang menjalankan PPKM Level 3 turun dari 22 provinsi menjadi 16 provinsi. Sementara itu, PPKM Level 2 naik dari 3 provinsi menjadi 11 provinsi. Kendati demikian, masih ada 23 kabupaten/kota yang menerapkan PPKM Level 4.
Baca Juga: Cegah Gelombang Ketiga Covid-19, PPKM Akan Terus Dilaksanakan di Jawa-Bali
"Namun demikian masyarakat harus terus waspada karena ada beberapa hal yang perlu diperbaiki agar penurunan level ataupun tingkat kasus masih bisa dijaga karena pandemi Covid-19 bersifat dinamis," ujarnya.
"Kalau kita lihat secara provinsi dua provinsi levelnya turun menjadi level 4 sehingga sudah tidak ada lagi wiayah yang berstatus level 4," kata dia saat konferensi pers secara virtual, Senin (13/9/2021).
Baca Juga: Menteri Luhut: PPKM Level Jawa Bali Bakal Terus Berlaku, Evaluasi Tiap Minggu
Airlangga melaporkan provinsi yang menjalankan PPKM Level 3 turun dari 22 provinsi menjadi 16 provinsi. Sementara itu, PPKM Level 2 naik dari 3 provinsi menjadi 11 provinsi. Kendati demikian, masih ada 23 kabupaten/kota yang menerapkan PPKM Level 4.
Baca Juga: Cegah Gelombang Ketiga Covid-19, PPKM Akan Terus Dilaksanakan di Jawa-Bali
"Namun demikian masyarakat harus terus waspada karena ada beberapa hal yang perlu diperbaiki agar penurunan level ataupun tingkat kasus masih bisa dijaga karena pandemi Covid-19 bersifat dinamis," ujarnya.
(nng)
Lihat Juga :