Bos Jalan Tol Jusuf Hamka Diminta Luhut Kebut Penyelesaian Cisumdawu

loading...
Bos Jalan Tol Jusuf Hamka Diminta Luhut Kebut Penyelesaian Cisumdawu
Pengusaha jalan tol Mohammad Jusuf Hamka mendatangi undangan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. Foto/Dok
JAKARTA - Pengusaha jalan tol Mohammad Jusuf Hamka mendatangi undangan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan pagi, Selasa (14/9/2021). Adapun hasil kunjungannya, pihak diminta untuk mempercepat penyelesaian Tol Cisumdawu (Cileunyi – Sumedang - Dawuan) akhir tahun ini.

“Pagi ini, saya mendapat undangan dari Pak LBP (Luhut Binsar Pandjaitan) dalam rangka pengembangan jalan Tol Cisumdawu Jawa Barat. Dalam kesempatan tersebut, beliau minta kepada kami untuk mempercepat penyelesaian Tol tersebut. Sehingga bisa mempercepat perjalanan dari Bandung ke Sumedang dan Cirebon. Dan kami semua siap untuk segera menyelesaikannya. Insyaallah pada tahun 2022 sudah bisa selesai dan dimanfaatkan s.d Cirebon,” tulis Jusuf Hamka dalam akun Instagramnya @jusufhamka.

Baca Juga: Pembebasan Lahan Tol Cisumdawu Alot, Luhut Kirim 'Tentara' Khusus

Menariknya, pengusaha muslim beretnis Tionghoa ini ternyata tidak hanya membangun jalan Tol Cisumdawu saja melainkan juga membangun Masjid Babah Alun yang ke-8. Adapun tempat ibadah umat muslim itu akan dibangun di samping jalan tol tersebut. Sehingga, para pengguna jalan tol dapat beristirahat dan beribadah di sela-sela waktu perjalanan.



“Kepada Warga Bandung, Sumedang dan Cirebon, saya juga akan membangun Masjid Babah Alun yang ke-8 di samping jalan Tol Cisumdawu,” imbuhnya.

Baca Juga: Tol Cisumdawu Rampung Desember, Bandung-Kertajati Makin Terhubung

Jalan Tol Cisamdawu memiliki panjang 62,01 km yang dimana tol ini merupakan kunci untuk memperlancar akses dari Bandung menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.

Dengan beroperasinya semua ruas Jalan Tol Cisumdawu, nantinya perjalanan dari Bandung ke BIJB (Bandar Udara Internasional Jawa Barat) akan ditempuh dengan waktu 60 menit dan akan menghidupkan ekonomi masyarakat setempat melalui lancarnya transportasi darat maupun udara di bagian timur Jawa Barat.
(akr)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top