IHTB Bangkitkan Kepercayaan Masyarakat terhadap Fasilitas Kesehatan
Kamis, 16 September 2021 - 09:44 WIB
loading...
A
A
A
Selain untuk mengembangkan wisata medis, pembentukan IHTB juga untuk mencegah, atau setidaknya menekan jumlah WNI yang berobat ke luar negeri sehingga pengeluaran devisa bisa dikurangi. Menurut data Oliver Wyman 2018, sebanyak 600.000 masyarakat Indonesia lebih memilih untuk menjalani pengobatan di mancanegara.
"IHTB juga diharapkan dapat meminimalisasi ketidakpercayaan masyarakat pada institusi medis di Indonesia, dan meningkatkan nilai tambah bagi perekonomian nasional,” paparnya.
Menko Luhut melanjutkan, pengembangan wisata kesehatan Indonesia tersebut terbagi dalam empat ruang lingkup besar, yakni adalah wisata medis berbasis layanan unggulan, wisata kebugaran dan herbal berbasis SPA, pelayanan kesehatan tradisional dan herbal, wisata olahraga kesehatan berbasis event olahraga, serta wisata ilmiah berbasis MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition).
Bac juga: Kemendikbudristek Siap Produksi 10 Proposal Film Pendek pada Kompetisi Produksi Film 2021
“Masing-masing lingkup tersebut tertuang dalam Rencana Aksi Nasional tahun 2021-2024 dan akan menjadi fokus utama pada masing-masing tahun. Selain itu, wisata medis juga berupaya menyediakan fasilitas kesehatan dengan harga terjangkau dan kualitas terbaik bagi para wisatawan,” pungkasnya.
"IHTB juga diharapkan dapat meminimalisasi ketidakpercayaan masyarakat pada institusi medis di Indonesia, dan meningkatkan nilai tambah bagi perekonomian nasional,” paparnya.
Menko Luhut melanjutkan, pengembangan wisata kesehatan Indonesia tersebut terbagi dalam empat ruang lingkup besar, yakni adalah wisata medis berbasis layanan unggulan, wisata kebugaran dan herbal berbasis SPA, pelayanan kesehatan tradisional dan herbal, wisata olahraga kesehatan berbasis event olahraga, serta wisata ilmiah berbasis MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition).
Bac juga: Kemendikbudristek Siap Produksi 10 Proposal Film Pendek pada Kompetisi Produksi Film 2021
“Masing-masing lingkup tersebut tertuang dalam Rencana Aksi Nasional tahun 2021-2024 dan akan menjadi fokus utama pada masing-masing tahun. Selain itu, wisata medis juga berupaya menyediakan fasilitas kesehatan dengan harga terjangkau dan kualitas terbaik bagi para wisatawan,” pungkasnya.
(uka)
Lihat Juga :