Budidaya Tambak Udang Cilacap Jadi Pilot Project Ekonomi Kerakyatan
Minggu, 19 September 2021 - 06:22 WIB
loading...
A
A
A
Pengurus Arus Baru Indonesia (ARBI) Guntur Subagja Mahardika mengajak Pertamina dan Perhutani untuk mengoptimalkan lahan-lahan tidak produktif untuk pengembangan ekonomi rakyat, sehingga masyarakat produktif dan bangkit di tengah pandemi Covid-19. “Tambak vaname ini tahap awal sebagai piloting project dari rencana sebelumnya 10 hektar dan bisa diperluas dengan mengoptimalkan lahan-lahan tidak produktif,” ungkap Guntur.
ARBI melakukan pembinaan dan pelaksanaannya dilakukan masyarakat. “Kami juga sudah menjajaki mitra off-takernya sehingga hasil panen petani dapat dibeli dengan harga baik,” kata Guntur yang juga Asisten Staf khusus Wapres.
Baca Juga : Pengunjung Mal Masih Sepi Banget, Kok Bisa Ya?
Ketua Tim Pendamping Budi Daya Udang Vaname, Gilang Sakti Perdana berharap, pembangunan ekonomi tidak hanya menjadi slogan di setiap siklus pemerintahan. Harus ada gerakan nyata yang hadir di masyarakat.
“Seperti halnya di pesisir Cilacap ini, udang vaname menjadi komoditas yang menjanjikan. Namun suplai udang vaname masih jauh dari permintaan pasar,” kata Gilang.
Budi daya tambak udang tersebut dikelola oleh kelompok masyarakat, di atas lahan PT Perhutani. Dari total lahan Perhutani di Kabupaten Cilacap.
“Perhutani berkomitmen mendukung peningkatan ekonomi kerakyatan, melalui naskah-naskah kesepakatan pengelolaan lahan Perhutani, guna mewujudkan peningkatan ekonomi masyarakat pesisir,“ jelas ADM Perhutani KPH Banyumas, Toni Kuspuja.
ARBI melakukan pembinaan dan pelaksanaannya dilakukan masyarakat. “Kami juga sudah menjajaki mitra off-takernya sehingga hasil panen petani dapat dibeli dengan harga baik,” kata Guntur yang juga Asisten Staf khusus Wapres.
Baca Juga : Pengunjung Mal Masih Sepi Banget, Kok Bisa Ya?
Ketua Tim Pendamping Budi Daya Udang Vaname, Gilang Sakti Perdana berharap, pembangunan ekonomi tidak hanya menjadi slogan di setiap siklus pemerintahan. Harus ada gerakan nyata yang hadir di masyarakat.
“Seperti halnya di pesisir Cilacap ini, udang vaname menjadi komoditas yang menjanjikan. Namun suplai udang vaname masih jauh dari permintaan pasar,” kata Gilang.
Budi daya tambak udang tersebut dikelola oleh kelompok masyarakat, di atas lahan PT Perhutani. Dari total lahan Perhutani di Kabupaten Cilacap.
“Perhutani berkomitmen mendukung peningkatan ekonomi kerakyatan, melalui naskah-naskah kesepakatan pengelolaan lahan Perhutani, guna mewujudkan peningkatan ekonomi masyarakat pesisir,“ jelas ADM Perhutani KPH Banyumas, Toni Kuspuja.
(dar)
Lihat Juga :