Holding BUMN Aviasi Bakal Ciptakan Situasi Mal vs Warung

Minggu, 19 September 2021 - 22:30 WIB
loading...
Holding BUMN Aviasi...
Akan ada plus minus buat Citilink jika masuk ke holding aviasi. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Demi holding BUMN aviasi , PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dikabarkan akan memperbesar bisnis maskapai bertarif rendah (low cost carrier/LCC) melalui PT Citilink Indonesia . Sementara bisnis penerbangan Garuda sendiri akan diperkecil.

Pengamat penerbangan Gatot Rahardjo mengatakan, ketimbang membentuk holding, pemerintah disarankan menciptakan aturan main di bisnis penerbangan yang lebih adil untuk pemain lama ataupun baru.

Baca juga: Demi Holding Aviasi dan Pariwisata, Garuda Indonesia Rela Besarkan 'Anaknya'

“Jadi terjadi persaingan sehat dan investor juga senang buat masuk ke bisnis ini,” Kata Gatot saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Minggu (19/9/2021).

Gatot menyebut misalnya pembenahan di slot dan rute, ada pembinaan terkait finansial dan bisnis maskapai dari pemerintah. Lalu sistem pembelian avtur diperbaiki sehingga meringankan maskapai, pajak, bea masuk sparepart, nilai tukar rupiah yang lebih baik dan lainnya.

Namun menurut Gatot, pembentukan holding akan membawa dampak positif buat Citilink. Pasalnya, pasar sudah tersedia dan didukung oleh BUMN sektor lain, seperti BUMN bandara dan BUMN pariwisata.

"Citilink akan lebih mudah mengembangkan usahanya. Dia akan menjadi semacam mal atau toko besar. Masyarakat tinggal masuk ke situ, sudah dapat layanan macam-macang yang mudah untuk penerbangan dan wisata,” paparnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Setelah Arab, GDPS Kembali...
Setelah Arab, GDPS Kembali Kirim Tenaga Profesional untuk Proyek MRO di Korsel
Harga Tiket Pesawat...
Harga Tiket Pesawat Garuda Indonesia Resmi Naik, Begini Penjelasan Dirutnya
Pemerintah Diminta Putus...
Pemerintah Diminta Putus Monopoli Penerbangan di Kawasan Timur Indonesia
Alasan Utama Maskapai...
Alasan Utama Maskapai BUMN Ini Migrasi ke SAP Cloud ERP Private
Garuda Indonesia Turun...
Garuda Indonesia Turun Kelas: Skytrax Pangkas Status dari Bintang 5 ke Bintang 4
Garuda Hibahkan Pesawat...
Garuda Hibahkan Pesawat untuk Aceh, Wamenhaj: Permudah Jemaah Manasik Haji
Rekomendasi
Kardinal Orlando Quevedo...
Kardinal Orlando Quevedo Dianugerahi Harmony in Diversity Award Perdana
Pesan Prabowo untuk...
Pesan Prabowo untuk Aparat Negara: Benahi Diri, Rakyat Tidak Ingin Ada Korupsi
Febrie Adriansyah Mundur...
Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus, Pengamat: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Percepat Distribusi Pertalite 19 SPBU di Bogor
Rombak Aturan, Purbaya...
Rombak Aturan, Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor Senjata hingga Anjing Pelacak
Usai Hengkang dari OPEC,...
Usai Hengkang dari OPEC, Produksi Minyak UEA Cetak Rekor Tembus 4,1 Juta Barel per Hari
Sinergi BSI dan BPJS...
Sinergi BSI dan BPJS Ketenagakerjaan, Hadirkan KPR Syariah 30 Tahun untuk Jutaan Pekerja
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved