Bakal Tutup 13 Gerai Tahun Ini, Matahari Jamin Tak Ada PHK
Rabu, 22 September 2021 - 22:55 WIB
loading...
A
A
A
"Karyawan kami alihkan ke gerai-gerai terdekat, tidak ada yang di-PHK," ungkapnya.
Dalam dokumen keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), perseroan akan menerapkan strategi omnichannel, yakni dengan memaksimalkan strategi penjualan secara fisik dan daring. Matahari juga masih akan melakukan ekspansi gerai di Tanah Air.
Baca juga: Cara Memisahkan Bayi Kembar Siam
"Beberapa gerai dapat diperbesar sesuai permintaan. Sementara itu beberapa gerai perlu dirasionalisasi sehubungan preferensi pilihan saluran pelanggan untuk berbelanja. Namun, secara keseluruhan, kami percaya bahwa keputusan ini harus diambil atas dasar kebutuhan pelanggan dan produktivitas," ungkap manajemen.
Sampai dengan semester pertama ini, LPPF tercatat membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp532,48 miliar, berkebalikan dari rugi Rp357,87 miliar di periode yang sama tahun lalu. Perolehan laba bersih ini sejalan dengan naiknya pendapatan bersih LPPF sebesar 58,44% menjadi Rp3,57 triliun dari sebelumnya Rp2,25 triliun.
Dalam dokumen keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), perseroan akan menerapkan strategi omnichannel, yakni dengan memaksimalkan strategi penjualan secara fisik dan daring. Matahari juga masih akan melakukan ekspansi gerai di Tanah Air.
Baca juga: Cara Memisahkan Bayi Kembar Siam
"Beberapa gerai dapat diperbesar sesuai permintaan. Sementara itu beberapa gerai perlu dirasionalisasi sehubungan preferensi pilihan saluran pelanggan untuk berbelanja. Namun, secara keseluruhan, kami percaya bahwa keputusan ini harus diambil atas dasar kebutuhan pelanggan dan produktivitas," ungkap manajemen.
Sampai dengan semester pertama ini, LPPF tercatat membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp532,48 miliar, berkebalikan dari rugi Rp357,87 miliar di periode yang sama tahun lalu. Perolehan laba bersih ini sejalan dengan naiknya pendapatan bersih LPPF sebesar 58,44% menjadi Rp3,57 triliun dari sebelumnya Rp2,25 triliun.
(uka)
Lihat Juga :