Gubernur BI Didapuk Jadi Ketua Kompok Bank Sentral Asia Pasifik
Jum'at, 24 September 2021 - 23:59 WIB
loading...
Gubernur BI Perry Warjiyo akan memperkuat kerja sama bank sentral se-Asia Pasifik. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo akan menjabat sebagai Ketua Asian Consultative Council-Bank for International Settlements (ACC-BIS) mulai 26 September 2021 hingga dua tahun ke depan.
ACC-BIS beranggotakan 13 gubernur bank sentral negara-negara di Asia-Pasifik, yaitu Australia, Tiongkok, Hong Kong SAR, India, Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Selandia Baru, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.
Baca juga: Menakar Dampak Tapering Off The Fed Bagi Indonesia
Sebagai Ketua ACC-BIS, Perry Warjiyo akan berperan dalam mengarahkan aktivitas ACC-BIS di berbagai area kebanksentralan, seperti moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran. Perry juga akan memperkuat dan mempererat komunikasi serta kerja sama antar-bank sentral di Asia Pasifik.
“Sehingga proses pemulihan ekonomi dapat terus terjadi secara merata di seluruh negara, serta mendorong pertumbuhan yang lebih kuat dan berkesinambungan," kata Perry di Jakarta, Jumat (24/9/2021).
ACC-BIS beranggotakan 13 gubernur bank sentral negara-negara di Asia-Pasifik, yaitu Australia, Tiongkok, Hong Kong SAR, India, Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Selandia Baru, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.
Baca juga: Menakar Dampak Tapering Off The Fed Bagi Indonesia
Sebagai Ketua ACC-BIS, Perry Warjiyo akan berperan dalam mengarahkan aktivitas ACC-BIS di berbagai area kebanksentralan, seperti moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran. Perry juga akan memperkuat dan mempererat komunikasi serta kerja sama antar-bank sentral di Asia Pasifik.
“Sehingga proses pemulihan ekonomi dapat terus terjadi secara merata di seluruh negara, serta mendorong pertumbuhan yang lebih kuat dan berkesinambungan," kata Perry di Jakarta, Jumat (24/9/2021).
Lihat Juga :