Sertifikasi Bikin Seret Ekspor, Kemendag Lakukan Lobi-lobi
Jum'at, 24 September 2021 - 23:00 WIB
loading...
A
A
A
Misalnya, produk pertanian, perkebunan, kehutanan, kelautan, dan peternakan. Melalui kerja sama perdagangan internasional tersebut, pemerintah bisa mendapatkan kesepakatan Mutual Recognition Arrangement (MRA) antar-pihak atau negara yang tergabung dalam pakta kerja sama, sehingga diharapkan standar Indonesia dapat diakui dan tidak perlu adanya uji kelayakan tambahan.
Meski demikian, Natan mengatakan, Indonesia harus tetap optimistis menghadapi tata kehidupan baru yang banyak mensyaratkan sertifikat dalam berbagai hal, termasuk perdagangan. Untuk itu, Indonesia perlu mengembangkan standar, laboratorium uji, dan lembaga sertifikasi produk sehingga dapat selalu memenuhi standar pasar internasional.
Baca juga: Tiba di KPK, Azis Syamsuddin Tampak Santai
Dirinya berharap persyaratan sertifikasi yang berbelit ini tidak menjadi hambatan bagi pertumbuhan ekspor di Indonesia. Hal yang demikian juga penting adanya guna memantau perkembangan, menjaga hasil mutu, dan bekerja sama dengan pemerintah.
"Penting bagi pelaku ekspor untuk mulai memberikan perhatian lebih kepada peningkatan penerapan sertifikasi guna menjamin kelancaran ekspor ke negara mitra dagang,” pungkas Natan.
Meski demikian, Natan mengatakan, Indonesia harus tetap optimistis menghadapi tata kehidupan baru yang banyak mensyaratkan sertifikat dalam berbagai hal, termasuk perdagangan. Untuk itu, Indonesia perlu mengembangkan standar, laboratorium uji, dan lembaga sertifikasi produk sehingga dapat selalu memenuhi standar pasar internasional.
Baca juga: Tiba di KPK, Azis Syamsuddin Tampak Santai
Dirinya berharap persyaratan sertifikasi yang berbelit ini tidak menjadi hambatan bagi pertumbuhan ekspor di Indonesia. Hal yang demikian juga penting adanya guna memantau perkembangan, menjaga hasil mutu, dan bekerja sama dengan pemerintah.
"Penting bagi pelaku ekspor untuk mulai memberikan perhatian lebih kepada peningkatan penerapan sertifikasi guna menjamin kelancaran ekspor ke negara mitra dagang,” pungkas Natan.
(uka)
Lihat Juga :