Didatangi Menko Airlangga, Ibu Pedagang Kebab di Solo Deg-degan Tak Bisa Tidur
Sabtu, 25 September 2021 - 19:22 WIB
loading...
A
A
A
Tapi setelah bertemu, dan menyempatkan diri masuk ke dapur mencoba membuat Kebab ternyata bapaknya sangat baik dan ramah. "Sampai di dapur ya santai rileks, deg -degan ora enek, mumete ilang, malah guyonan," kata Siti.
"Saya bilang bapak kalau buat kebab milik saya jangan terlalu besar. Tujuh gram tapi sama bapaknya dibuat 8 gram. Wah bisa rugi pak kalau segitu takarannya," ungkap Siti sambil guyon.
Bu Siti ini tinggal di Pemukiman Padat RT 03/RW VI, Kelurahan Jayengan, Kecamatan Sarengan, Solo. Sebagai orang tua tunggal, dengan segala keterbatasan ekonomi, ia bekerja memanfaatkan meja makan dan dapurnya yang kecil untuk membuat kebab.
Dengan daya listrik subsidi, Siti terpaksa menempatkan freezer di rumah saudaranya yang tinggal di samping rumahnya. Meski tak lagi muda, berkat belajar Siti kini bisa memanfaatkan sosial media, aplikasi pesan dan marketplace untuk menjual produknya.
Menko Airlangga mengaku senang bisa bertemu dengan ibu-ibu UMKM di Solo. Airlangga turun langsung lapangan untuk mengetahui realita bagaimana dampak pandemi Covid-19 terhadap UMKM di daerah.
"Saya bilang bapak kalau buat kebab milik saya jangan terlalu besar. Tujuh gram tapi sama bapaknya dibuat 8 gram. Wah bisa rugi pak kalau segitu takarannya," ungkap Siti sambil guyon.
Bu Siti ini tinggal di Pemukiman Padat RT 03/RW VI, Kelurahan Jayengan, Kecamatan Sarengan, Solo. Sebagai orang tua tunggal, dengan segala keterbatasan ekonomi, ia bekerja memanfaatkan meja makan dan dapurnya yang kecil untuk membuat kebab.
Dengan daya listrik subsidi, Siti terpaksa menempatkan freezer di rumah saudaranya yang tinggal di samping rumahnya. Meski tak lagi muda, berkat belajar Siti kini bisa memanfaatkan sosial media, aplikasi pesan dan marketplace untuk menjual produknya.
Menko Airlangga mengaku senang bisa bertemu dengan ibu-ibu UMKM di Solo. Airlangga turun langsung lapangan untuk mengetahui realita bagaimana dampak pandemi Covid-19 terhadap UMKM di daerah.
Lihat Juga :