Didatangi Menko Airlangga, Ibu Pedagang Kebab di Solo Deg-degan Tak Bisa Tidur

loading...
Didatangi Menko Airlangga, Ibu Pedagang Kebab di Solo Deg-degan Tak Bisa Tidur
Ibu pedagang kebab di Solo Siti Awaliyah senang didatangi Menteri Koordiantor Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
SOLO - Siti Awaliyah (54), seorang pedagang Kebab Lezzis di Solo mengaku sempat tak bisa tidur saat dikabari rumahnya akan dikunjungi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto .

Siti adalah salah satu anggota komunitas UMKM Usaha yang telah mengikuti program pelatihan online Wirausaha Maju. Siti mendapatkan kabar kalau rumahnya akan dikunjungi Menko Airlangga dua hari sebelum Airlangga kunjungan kerja ke Solo pada Kamis (23/9) lalu.

Baca Juga: Airlangga-Cak Imin Bertemu, Ini Isu Penting yang Dibahas

Ia pun terkejut karena tidak menyangka bakal kedatangan seorang Menteri Koordinator Perekonomian. "Ibarate wong cilik terus wong ora nduwe kok yo didatangi menteri. Menteri loh orang hebat dan bapaknya orang baik. Ya Allah, menteri kok yo gelem dolan nangomahku," ujar Siti.



"Pas dengar suara rombongan masuk gerbang saja saya sudah nangis, gemeter, deg-degan, bingung mau ngomong apa. Wis pikarene malah macem-macem," katanya.

Tapi setelah bertemu, dan menyempatkan diri masuk ke dapur mencoba membuat Kebab ternyata bapaknya sangat baik dan ramah. "Sampai di dapur ya santai rileks, deg -degan ora enek, mumete ilang, malah guyonan," kata Siti.

"Saya bilang bapak kalau buat kebab milik saya jangan terlalu besar. Tujuh gram tapi sama bapaknya dibuat 8 gram. Wah bisa rugi pak kalau segitu takarannya," ungkap Siti sambil guyon.

Bu Siti ini tinggal di Pemukiman Padat RT 03/RW VI, Kelurahan Jayengan, Kecamatan Sarengan, Solo. Sebagai orang tua tunggal, dengan segala keterbatasan ekonomi, ia bekerja memanfaatkan meja makan dan dapurnya yang kecil untuk membuat kebab.

Dengan daya listrik subsidi, Siti terpaksa menempatkan freezer di rumah saudaranya yang tinggal di samping rumahnya. Meski tak lagi muda, berkat belajar Siti kini bisa memanfaatkan sosial media, aplikasi pesan dan marketplace untuk menjual produknya.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top