alexametrics

Harga CPO Bulan Juni Turun USD66,21 per MT

loading...
Harga CPO Bulan Juni Turun USD66,21 per MT
Harga CPO bulan Juni turun USD66,21 per metrik ton. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat harga referensi produk crude palm oil (CPO) untuk penetapan bea keluar (BK) periode Juni 2020 sebesar USD568,94 per metrik ton (MT). Harga referensi tersebut turun USD66,21 atau 10,42% dari periode Mei 2020 sebesar USD535,15 per MT.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Indrasari Wisnu Wardhana mengatakan penetapan ini tercantum dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 55 Tahun 2020 tentang Penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) atas Produk Pertanian dan Kehutanan yang Dikenakan Bea Keluar.

"Saat ini harga referensi CPO berada di bawah USD750 per MT. Untuk itu, pemerintah menggratiskan bea keluar CPO untuk periode Juni 2020," kata Indrasari di Jakarta, Senin (1/6/2020).



Bea keluar CPO untuk Juni 2020 tercantum pada Kolom 1 Lampiran II Huruf C Peraturan Menteri Keuangan No.13/PMK.010/2017 sebesar USD0 per MT. Nilai tersebut sama dengan BK CPO untuk periode Mei 2020 sebesar USD0 per MT.

Baca: Awal Juni, Harga Komoditi Pertambangan Meningkat

Sementara itu, harga referensi biji kakao pada Juni 2020 sebesar USD2.392,59 per MT. Harga ini naik USD109,45 atau 4,79% dibandingkan bulan sebelumnya yaitu USD2.283,14 per MT.

Hal ini berdampak pada peningkatan HPE biji kakao pada Juni 2020 menjadi USD2.108 per MT, atau USD107 alias 5,35% dibandingkan periode sebelumnya USD2.001 per MT.

Peningkatan harga referensi dan HPE biji kakao disebabkan menguatnya harga internasional. Peningkatan ini tidak berdampak pada BK biji kakao yang tetap 5%. Hal tersebut tercantum pada kolom 2 Lampiran II Huruf B Peraturan Menteri Keuangan No.13/PMK.010/2017.

Sedangkan untuk HPE dan BK komoditas produk kayu dan produk kulit tidak ada perubahan dari periode bulan sebelumnya. BK produk kayu dan produk kulit tercantum pada Lampiran II Huruf A Peraturan Menteri Keuangan No.13/PMK.010/2017.
(bon)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top