Program Girl Take Over, Kepimpinan Wanita di BUMN Ditargetkan Capai 25% di 2023
Senin, 27 September 2021 - 15:14 WIB
loading...
Menteri BUMN Erick Thohir menggelar program Girl Take Over untuk mendorong kesetaraan gender di perusahaan pelat merah. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menargetkan pada tahun 2023 sebanyak 25% kursi kepemimpinan di BUMN terisi oleh wanita. Sedangkan target 15% tahun ini rencananya sudah bisa terealisasi.
Erick menegaskan, hal itu penting dilakukan untuk mencapai kesetaraan gender di Indonesia. Dengan komposisi kepemimpinan yang seimbang, Erick meyakini akan tercipta iklim perusahaan yang lebih baik.
Baca Juga: Digantikan Perempuan Muda, Pekan Depan Erick Thohir Akan Nganggur Seharian
"Kita memiliki target tahun ini, 15% kepemimpinan wanita, di tahun 2023 itu sudah mencapai 25%. Penting melakukan kesetaraan gender, dan tentu dengan adanya balance kepemimpinan ini juga terbukti ada improvement hasil dari sebuah perusahaan," ujar Erick pada acara Girls Take Over, Senin (27/9/2021).
Untuk itu, Menteri BUMN menyampaikan pentingnya transformasi human capital di BUMN. "Transformasi human capital, kita sudah mensejajarkan antara kementerian dan Forum Human Capital Indonesia di bawah komunitas direksi BUMN, dengan berdiri sejajar kita bisa berkolaborasi dengan baik," tegas Erick.
Erick menegaskan, hal itu penting dilakukan untuk mencapai kesetaraan gender di Indonesia. Dengan komposisi kepemimpinan yang seimbang, Erick meyakini akan tercipta iklim perusahaan yang lebih baik.
Baca Juga: Digantikan Perempuan Muda, Pekan Depan Erick Thohir Akan Nganggur Seharian
"Kita memiliki target tahun ini, 15% kepemimpinan wanita, di tahun 2023 itu sudah mencapai 25%. Penting melakukan kesetaraan gender, dan tentu dengan adanya balance kepemimpinan ini juga terbukti ada improvement hasil dari sebuah perusahaan," ujar Erick pada acara Girls Take Over, Senin (27/9/2021).
Untuk itu, Menteri BUMN menyampaikan pentingnya transformasi human capital di BUMN. "Transformasi human capital, kita sudah mensejajarkan antara kementerian dan Forum Human Capital Indonesia di bawah komunitas direksi BUMN, dengan berdiri sejajar kita bisa berkolaborasi dengan baik," tegas Erick.
Lihat Juga :