Garuda Indonesia Fasilitasi Pengangkutan Snow Leopard dari Amsterdam

Selasa, 28 September 2021 - 18:15 WIB
loading...
Garuda Indonesia Fasilitasi...
Snow leopard yang sukses diterbangkan Garuda Indonesia dari Amsterdam ke Jakarta. Foto/Garuda Indonesia
A A A
JAKARTA - Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia turut berperan aktif dalam program konservasi breeding satwa dilindungi dunia, yakni snow leopard dengan layanan pengangkutan live animals pada penerbangan GA 089 rute Amsterdam-Jakarta yang tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta pada Minggu (26/9).

Setibanya di Jakarta, snow leopard betina yang diberi nama Maya tersebut langsung dibawa menuju Batu Secret Zoo di Malang melalui jalur darat yang turut mendapatkan pemantauan penuh dari otoritas terkait.

Baca juga: Sindikat Perdagangan Kulit Harimau di Riau Terungkap, 4 Pelaku Ditangkap Termasuk Wanita

Pengangkutan satwa dilindungi tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil kerja sama Tiepark Berlin dan Batu Secret Zoo dalam rangka program konservasi "breeding" snow leopard yang saat ini masuk dalam kategori hewan dengan risiko kepunahan tinggi.

"Partisipasi Garuda Indonesia terhadap program konservasi snow leopard di Indonesia ini merupakan manifestasi dari visi kami sebagai national flag carrier untuk senantiasa berperan aktif di garda terdepan dalam kaitan inisiatif program berwawasan environmental sustainability yang salah satunya dilakukan melalui dukungan terhadap program konservasi satwa yang dilindungi," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra.

Di tengah situasi yang penuh dengan tantangan ini, inisiatif kolaboratif menjadi arti penting atas wujud komitmen dan partisipasi aktif Indonesia atas berbagai isu lingkungan hidup global yang direpresentasikan melalui keterlibatan Garuda Indonesia dalam menyediakan aksesibilitas layanan penerbangan yang aman dan tepercaya.
Garuda Indonesia Fasilitasi Pengangkutan Snow Leopard dari Amsterdam

Dalam pelaksanaannya, koordinasi intensif telah dilakukan Garuda Indonesia bersama dengan pihak terkait dengan kesiapan seluruh dokumen persyaratan maupun prosedur pengangkutan, yang mengacu kepada regulasi internasional, yakni International Air Transport Association (IATA) beserta peraturan karantina dan kepabeanan di Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jatim Park 2 Ronny Sendjojo mengungkapkan apresiasinya terhadap dukungan penuh Garuda Indonesia terhadap program konservasi snow leopard di Indonesia melalui kiprah jam terbang yang tinggi terhadap penanganan angkutan live animals.

Menurutnya, aspek transportasi udara menjadi perhatian penting dalam proses pengangkutan ini mengingat snow leopard tergolong hewan yang cenderung mudah stres sehingga membutuhkan penanganan pihak yang berpengalaman.

Baca juga: Viral Wanita Bongkar Celengan Selama 2 Tahun, Isinya Bikin Melongo

"Menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami dapat terlibat penuh dalam program konversasi satwa yang dilindungi ini. Program konservasi ini menjadi momentum penting bagi Batu Secret Zoo untuk menjalankan filosofi eksistensinya sebagai taman wisata dan konservasi satwa modern yang memainkan peran penting dalam komitmen kelestarian lingkungan hidup. Dipilihnya Batu Secret Zoo sebagai lokasi breeding program ini tidak terlepas dari habitat lingkungan fasilitas konservasi kami berada di dataran tinggi Batu sehingga diharapkan proses adaptasi snow leopard dapat berlangsung secara kondusif," papar Ronny.

Selanjutnya dalam program konservasi ini, Garuda Indonesia jelang akhir tahun 2021 akan kembali mengangkut snow leopard jantan yang nantinya akan menjadi bagian dari "breeding program" satwa dilindungi tersebut.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Setelah Arab, GDPS Kembali...
Setelah Arab, GDPS Kembali Kirim Tenaga Profesional untuk Proyek MRO di Korsel
Harga Tiket Pesawat...
Harga Tiket Pesawat Garuda Indonesia Resmi Naik, Begini Penjelasan Dirutnya
Garuda Indonesia Tatap...
Garuda Indonesia Tatap Fase Turnaround 2026: Suntikan Modal Rp23,7 Triliun Jadi Amunisi
Perluas Kerja Sama,...
Perluas Kerja Sama, GDPS Berangkatkan Tenaga Profesional Aviasi ke Arab Saudi
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
Alasan Utama Maskapai...
Alasan Utama Maskapai BUMN Ini Migrasi ke SAP Cloud ERP Private
Rekomendasi
Keutamaan Bismillah...
Keutamaan Bismillah yang Jarang Diketahui, Dosa Diampuni dan Amal Kebaikan Dilipatgandakan
UI Tegaskan Kajian BEM...
UI Tegaskan Kajian BEM Psikologi soal LGBT Bukan Sikap Resmi Kampus
Sempat Diragukan, Menhaj...
Sempat Diragukan, Menhaj Klaim Haji 2026 Jadi Salah Satu Penyelenggaraan Terbaik dalam Sejarah
Berita Terkini
Vietnam dan Filipina...
Vietnam dan Filipina Bersaing Jadi Raja ASEAN, Mengapa Indonesia Tertinggal?
Guru Besar IPB: Klaim...
Guru Besar IPB: Klaim Kerugian Rp600 Triliun Akibat Under Invoicing Sawit Harus Diaudit Secara Independen
Komut Pertamina Salurkan...
Komut Pertamina Salurkan Seragam Sekolah bagi 200 Anak Prasejahtera di Banyuwangi
Jababeka Infrastruktur...
Jababeka Infrastruktur Raih 6 Penghargaan TJSLP/CSR Awards 2026 dari Pemkab Bekasi
IHSG Lesu dalam Sepekan,...
IHSG Lesu dalam Sepekan, Cermati Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Pertamina Pastikan Kesiapan...
Pertamina Pastikan Kesiapan Pasokan Energi di Ujung Timur Jawa
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved