Indonesia Hanya Jadi Pasar, 99% Pendapatan Industri Game Dikantongi Asing

Selasa, 28 September 2021 - 19:37 WIB
loading...
A A A
Menurut Cipto, dukungan dari pemerintah terhadap industri game lokal sudah luar biasa. Namun, dia memperkirakan dalam lima tahun ke depan hingga tahun 2025, Indonesia tetap hanya menjadi pasar.

Hal ini karena sebagian besar uang yang berputar di industri game pergi ke luar negeri. "Kalau dilihat tahun 2020 sekitar 99,5% dari Rp25 triliun itu pergi ke luar negeri," tuturnya.

Baca juga: Jadi Patung Manusia dalam Squid Game Dibayar Rp60 Juta Lebih

Dia menambahkan, AGI sudah berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait agar di masa depan Indonesia bukan hanya menjadi pasar, tetapi juga bisa menghasilkan produk-produk game yang bisa berkompetisi di dunia.

"Kami sudah berkoordinasi dengan berbagai kementerian dan lembaga agar di masa depan tidak hanya jadi hanya pasar, tidak hanya diambil uangnya, tetapi juga bisa menghasilkan produk game yang berkualitas," pungkasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
IMAC Film Festival Sukses...
IMAC Film Festival Sukses Angkat Ekosistem Industri Kreatif Film Tanah Air
Kemenko PM Serap Aspirasi...
Kemenko PM Serap Aspirasi Dorong Penguatan Industri Gim Nasional
IndoCart Dorong Ekosistem...
IndoCart Dorong Ekosistem 3D Printing di Usia 23 Tahun
Kolaborasi Seni Kontemporer...
Kolaborasi Seni Kontemporer dan Industri Kreatif Lahirkan Karya Artistik
Dukung Kapolda Cup 2026,...
Dukung Kapolda Cup 2026, HGI Dorong Pertumbuhan Olahraga Asah Otak
UMB Gelar GEN Z SPEAKS:...
UMB Gelar GEN Z SPEAKS: Aware or Controlled?, Hadirkan Pandji hingga Rian Fahardhi
Rekomendasi
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Jumbo Geser Agak Laen...
Jumbo Geser Agak Laen Jadi Film Indonesia Terlaris Kedua
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved