Rencana Digitalisasi Bank Banten Disambut Positif Komisaris BEI
Sabtu, 02 Oktober 2021 - 04:11 WIB
loading...
A
A
A
“Saya rasa langkah yang diambil Pak Agus lewat bekerja sama dengan Amazon dan beberapa perusahaan digital lainnya itu kan artinya open for business saya rasa kedepannya akan banyak kolaborasi sehingga Bank Banten bisa meningkat pelayanannya, service, cost of capital. Menurut saya itu semakin bagus karena nantinya dengan penggunaan data yang akurat, Anda bisa mendapatkan loan yang lebih baik dan pastinya cost yang lebih rendah,” tutur Pandu.
Pandu juga menggarisbawahi pentingnya literasi keuangan untuk menjadi prioritas para pelaku industri jasa keuangan. “Secara garis besar 75% masyarakat Indonesia tidak memiliki akses perbankan. Masalah literasi adalah masalah yang sangat besar dan memang kita harus selalu rajin membicarakan itu. Saya rasa yang paling penting adalah bagaimana menggunakan dana perbankan untuk mengembangkan usaha," paparnya.
Direktur Utama Bank Banten, Agus Syabarrudin, menegaskan kini pihaknya tengah berusaha untuk memenuhi kebutuhan layanan finansial nasabah. Ditegaskan olehnya Bank Banten melakukan transformasi untuk menyediakan produk dan layanan keuangan serta mengoptimalkan layanan ke nasabah.
“Dengan mempersiapkan pondasi dalam pelaksanaan transformasi serta implementasi solusi layanan keuangan yang flexible dan scalable berbasis teknologi, kami bertujuan untuk memastikan inklusi keuangan yang lebih besar di Banten dan menjadikan Bank Banten memiliki daya saing tinggi di masa yang akan datang," ungkapnya.
Jelang rights issue Bank Banten di Oktober 2021, terbuka peluang bagi korporasi, individu maupun pemerintah untuk turut menjadi pemegang saham. Dana segar yang masuk 65% akan digunakan untuk penyaluran kredit.
Pandu juga menggarisbawahi pentingnya literasi keuangan untuk menjadi prioritas para pelaku industri jasa keuangan. “Secara garis besar 75% masyarakat Indonesia tidak memiliki akses perbankan. Masalah literasi adalah masalah yang sangat besar dan memang kita harus selalu rajin membicarakan itu. Saya rasa yang paling penting adalah bagaimana menggunakan dana perbankan untuk mengembangkan usaha," paparnya.
Direktur Utama Bank Banten, Agus Syabarrudin, menegaskan kini pihaknya tengah berusaha untuk memenuhi kebutuhan layanan finansial nasabah. Ditegaskan olehnya Bank Banten melakukan transformasi untuk menyediakan produk dan layanan keuangan serta mengoptimalkan layanan ke nasabah.
“Dengan mempersiapkan pondasi dalam pelaksanaan transformasi serta implementasi solusi layanan keuangan yang flexible dan scalable berbasis teknologi, kami bertujuan untuk memastikan inklusi keuangan yang lebih besar di Banten dan menjadikan Bank Banten memiliki daya saing tinggi di masa yang akan datang," ungkapnya.
Jelang rights issue Bank Banten di Oktober 2021, terbuka peluang bagi korporasi, individu maupun pemerintah untuk turut menjadi pemegang saham. Dana segar yang masuk 65% akan digunakan untuk penyaluran kredit.
Lihat Juga :