Rencana Digitalisasi Bank Banten Disambut Positif Komisaris BEI
Sabtu, 02 Oktober 2021 - 04:11 WIB
loading...
Peluang di sektor digital menjadi magnet bagi semua pelaku industri, tak terkecuali PT Bank Pembangunan Daerah Banten, Tbk (Bank Banten/BEKS) yang menggandeng PT Fortress Data Services (FDS). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Peluang di sektor digital menjadi magnet bagi semua pelaku industri, tak terkecuali PT Bank Pembangunan Daerah Banten, Tbk ( Bank Banten /BEKS) yang menggandeng PT Fortress Data Services (FDS) untuk mempersiapkan pondasi transformasi, baik bagi nasabah hingga operasional perbankan untuk di masa yang akan datang.
Perseroan menyasar kolaborasi dengan institusi pendidikan, institusi kesehatan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan pelaku industri di Banten. Upaya para pelaku industri perbankan termasuk Bank Banten untuk melakukan investasi teknologi mendapatkan apresiasi positif dari Pandu Sjahrir, Komisaris Bursa Efek Indonesia (BEI).
"POJK yang terbaru meng-encourage para bankir untuk mendorong perusahaan teknologi untuk masuk. Menurut saya ini akan semakin positif dan regulator sekarang sangat open minded. Saya lihat dari semua Bank Besar, Himbara dan Bank Banten, sekarang menggunakan rights issue untuk adopsi teknologi jadi saya rasa investasi ke teknologi ini akan semakin besar,” tutur Pandu pada diskusi Jawara Investment Talk Vol.1 yang digelar oleh Bank Banten dan Mirae Asset Sekuritas Indonesia.
Baca Juga: Gempita HUT Kelima Bank Banten, Gelorakan Transformasi dan Digitalisasi Perusahaan
Pertumbuhan industri digital di Indonesia tercatat kian menggeliat. Berdasarkan survei dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), jumlah pengguna internet meningkat dari 55% dari populasi pada tahun 2019 menjadi 73,7% pada tahun 2020, dan masih akan terus meningkat seiring dengan masa pemulihan pandemi yang masih berlangsung. Trafik IIX nya sendiri, saat ini sudah mencapai 1,3 Tbps. Tumbuh 90 kali lipat sejak 2015.
Perseroan menyasar kolaborasi dengan institusi pendidikan, institusi kesehatan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan pelaku industri di Banten. Upaya para pelaku industri perbankan termasuk Bank Banten untuk melakukan investasi teknologi mendapatkan apresiasi positif dari Pandu Sjahrir, Komisaris Bursa Efek Indonesia (BEI).
"POJK yang terbaru meng-encourage para bankir untuk mendorong perusahaan teknologi untuk masuk. Menurut saya ini akan semakin positif dan regulator sekarang sangat open minded. Saya lihat dari semua Bank Besar, Himbara dan Bank Banten, sekarang menggunakan rights issue untuk adopsi teknologi jadi saya rasa investasi ke teknologi ini akan semakin besar,” tutur Pandu pada diskusi Jawara Investment Talk Vol.1 yang digelar oleh Bank Banten dan Mirae Asset Sekuritas Indonesia.
Baca Juga: Gempita HUT Kelima Bank Banten, Gelorakan Transformasi dan Digitalisasi Perusahaan
Pertumbuhan industri digital di Indonesia tercatat kian menggeliat. Berdasarkan survei dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), jumlah pengguna internet meningkat dari 55% dari populasi pada tahun 2019 menjadi 73,7% pada tahun 2020, dan masih akan terus meningkat seiring dengan masa pemulihan pandemi yang masih berlangsung. Trafik IIX nya sendiri, saat ini sudah mencapai 1,3 Tbps. Tumbuh 90 kali lipat sejak 2015.
Lihat Juga :