IHSG Kokoh di Sesi Pertama, Asing Beli Bersih Rp1,11 Triliun
Senin, 04 Oktober 2021 - 12:04 WIB
loading...
IHSG berada di zona hijau pada sesi I perdagangan. Foto/Dok SINDOnews/Yorri Farli
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi pertama perdagangan siang hari ini masih bertahan di zona hijau. Indeks ditutup menguat 93,5 poin atau 1,50% di level 6.322.
Sebelumnya pada sesi pembukaan pagi tadi, IHSG menguat 0,1% di level 6.234. Indeks langsung melesat bergerak di atas penutupan level akhir pekan lalu, hingga menyentuh titik tertingginya di 6.329.
Baca juga: Bursa Asia Mixed, Investor Masih Pantau Kasus Utang Evergrande China
Terdapat 305 emiten yang menguat, 193 melemah, dan 155 lainnya stagnan. Adapun total transaksi mencapai Rp10,7 triliun dari 24,4 miliar lembar saham yang diperdagangkan.
Investor asing terpantau agresif pada sesi pertama dengan akumulasi net-buy sebanyak Rp1,11 trilun. Rinciannya sebanyak Rp1,19 triliun pembelian bersih di pasar reguler dan Rp73,41 miliar profit taking di pasar negosiasi-tunai.
Baca juga: Edukasi MNC Sekuritas: Apa itu Bookbuilding, Offering dan Allocation?
Berikut 5 emiten top gainers pada sesi pertama:
1. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) meroket (26.47%) di 86 dari 68.
2. PT Trimegah Sekuritas Indonesia (TRIM) melesat (22.64%) di 390 dari 318.
3. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) menguat (13,82%) di 2.800 dari 2.460.
4. PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) naik (13,64%) di 175 dari 154.
5. PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) terbang (9,70%) di 905 dari 825.
Sedangkan 5 emiten top losers sesi pertama yaitu:
1. PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS) turun (-6,94%) di 161 dari 173.
2. PT Indo Oil Perkasa Tbk (OILS) merosot (-6,84%) di 354 dari 380.
3. PT Arkha Jayanti Persada Tbk (ARKA) melemah (-6,41%) di 73 dari 78.
4. PT Cahaya Bintang Medan Tbk (CBMF) anjlok (-6,00%) di 94 dari 100.
5. PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) tergelincir (-4,55%) di 147 dari 154.
Sebelumnya pada sesi pembukaan pagi tadi, IHSG menguat 0,1% di level 6.234. Indeks langsung melesat bergerak di atas penutupan level akhir pekan lalu, hingga menyentuh titik tertingginya di 6.329.
Baca juga: Bursa Asia Mixed, Investor Masih Pantau Kasus Utang Evergrande China
Terdapat 305 emiten yang menguat, 193 melemah, dan 155 lainnya stagnan. Adapun total transaksi mencapai Rp10,7 triliun dari 24,4 miliar lembar saham yang diperdagangkan.
Investor asing terpantau agresif pada sesi pertama dengan akumulasi net-buy sebanyak Rp1,11 trilun. Rinciannya sebanyak Rp1,19 triliun pembelian bersih di pasar reguler dan Rp73,41 miliar profit taking di pasar negosiasi-tunai.
Baca juga: Edukasi MNC Sekuritas: Apa itu Bookbuilding, Offering dan Allocation?
Berikut 5 emiten top gainers pada sesi pertama:
1. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) meroket (26.47%) di 86 dari 68.
2. PT Trimegah Sekuritas Indonesia (TRIM) melesat (22.64%) di 390 dari 318.
3. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) menguat (13,82%) di 2.800 dari 2.460.
4. PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) naik (13,64%) di 175 dari 154.
5. PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) terbang (9,70%) di 905 dari 825.
Sedangkan 5 emiten top losers sesi pertama yaitu:
1. PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS) turun (-6,94%) di 161 dari 173.
2. PT Indo Oil Perkasa Tbk (OILS) merosot (-6,84%) di 354 dari 380.
3. PT Arkha Jayanti Persada Tbk (ARKA) melemah (-6,41%) di 73 dari 78.
4. PT Cahaya Bintang Medan Tbk (CBMF) anjlok (-6,00%) di 94 dari 100.
5. PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) tergelincir (-4,55%) di 147 dari 154.
(ind)
Lihat Juga :