Makin Hijau, Pertamina Bersiap Produksi Bioavtur 5%

Rabu, 06 Oktober 2021 - 18:41 WIB
loading...
Makin Hijau, Pertamina...
Pertamina dalam waktu dekat akan memproduksi bioavtur 5% di PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) unit Cilacap. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Setelah sukses memproduksi bioavtur J2.4 atau 2,4%, PT Pertamina (Persero) siap memproduksi campuran bioavtur 5% atau J5 dalam waktu dekat. Saat ini, bioavtur J2.4 atau 2,4% diproduksi di PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) unit Cilacap.

"Kita mulai dengan 2,5%. Nanti setelah turn around dari kilang Cilacap bisa kita tingkatkan menjadi 5%. Dalam waktu dekat kita bisa memproduksi J5. Ini yang kami akan akselerasi," ujar Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati dalam konferensi pers, Rabu (6/10/2021).

Baca Juga: Sukses Terbangkan Pesawat CN235 dengan Avtur Sawit, Pemerintah Dorong Komersialisasi Bioavtur

Bioavtur dihasilkan melalui bahan baku minyak inti kelapa sawit atau Refined, Bleached, and Deodorized Palm Kernel Oil (RBDPKO) dengan avtur fosil. Adapun kapasitas produksi bioavtur di unit Kilang Cilacap mencapai 8.000 barel per hari dan akan terus ditingkatkan dengan melihat kebutuhan pasar mulai 2023.

"Nantinya ini akan dijual sebagai suatu produk seperti halnya sekarang B30 biodiesel setelah tahapan dan perizinan secara komersial bisa kita dapatkan," jelasnya.

Terkait dengan itu, Nicke berharap ada kebijakan yang secara utuh menjamin pasokan bahan baku kelapa sawit dari hulu hingga hilir. Dengan begitu, ada jaminan produksi bahan bakar hijau ini bisa berkelanjutan.

Baca Juga: Kisah Istana Kerajaan Majapahit, Ternyata Mahapatih Gajah Mada Tinggal di Utara Benteng

"Ada bahan baku yang tidak dikontrol oleh Pertamina, yaitu CPO. Namun di sini dengan komitmen pemerintah dan juga industri CPO, kita berharap ada suatu komitmen, baik itu volume yang memang dialokasikan untuk bioavtur dan komersial. Apalagi tahun depan Kemenkeu akan menerapkan carbon tax," tuturnya.

Nicke menambahkan, Pertamina juga berkomitmen untuk memproduksi bioavtur sesuai dengan regulasi dan standar internasional. "Jadi komitmen Pertamina menyiapkan kilang-kilang Pertamina di Dumai dan Cilacap untuk memproduksi bioavtur sesuai dengan regulasi dan standar internasional," tandasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Minyak Jelantah Buangan...
Minyak Jelantah Buangan Dapur MBG Bakal Diolah Pertamina, Capai 6 Juta Liter di Pulau Jawa
PALMEX Jakarta 2026...
PALMEX Jakarta 2026 Dorong Industri Sawit Global melalui Inovasi dan Transformasi Digital
Mendorong Pemerintah...
Mendorong Pemerintah Perkuat Diplomasi untuk Hadapi Hambatan Non-Tarif ke Pasar UE
Avtur Campuran Minyak...
Avtur Campuran Minyak Jelantah Mulai Diproduksi 2029, SAF Indonesia Lirik Pasar Internasional
Subholding Downstream...
Subholding Downstream Pertamina Seharusnya Bikin Operasional Hilir Makin Optimal
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
MT Gamsunoro, Skema...
MT Gamsunoro, Skema Pengoperasian Kapal dan FoC
3 Terdakwa Kasus Minyak...
3 Terdakwa Kasus Minyak Mentah Dituntut 8 hingga 14 Tahun Penjara
Rekomendasi
Refly Harun Ungkap Dokter...
Refly Harun Ungkap Dokter Tifa Pakai Baju Tahanan atas Kesadaran Sendiri: Biar Dunia Tahu Kalau Kezaliman Terjadi
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved