Tiga Jurus Pemerintah Perluas Akses Internet

Senin, 11 Oktober 2021 - 07:25 WIB
loading...
Tiga Jurus Pemerintah...
Infrastruktur menjadi andalan pemerintah memperluas akses internet. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Informasi dan Informatika ( Kemkominfo ) Usman Kansong membeberkan tiga cara pemerintah untuk memperluas akses internet . Ketiga cara itu dilakukan mendukung program Indonesia Merdeka Sinyal pada 2024.

"Pertama kita harus menyiapkan infrastruktur atau memperluas. Itu perlu anggaran, karena itu kita mencoba menggunakan berbagai skema anggaran, pertama lewat APBN," ujar Usman dikutip Senin (11/10/2021).

Baca juga:Rusia: Satelit Starlink Elon Musk Bisa Membajak Rudal saat Terbang

Selain APBN, dana membangun infrastruktur juga diperoleh dari penerimaan negara bukan pajak atau PNBP. Pemerintah juga bekerja sama dengan provider dalam skema public service obligation, yang menyerap 1/4 revenue penyelenggaraa jaringan untuk pembangunan infrastruktur.

"Yang lain lagi adalah mekanisme KPBU (kerja sama pemerintah dengan badan usaha). Contoh KPBU itu saat membangun Satelit Satria I kemarin," jelas Usman.

Selain penganggaran, Kominfo juga menggunakan cara kedua untuk memperluas jaringan internet, yakni dengan teknologi. Seluruh teknologi dipakai untuk mengatasi tantangan geografis Indonesia yang kerap menghambat sinyal internet. Perangkat yang dimanfaatkan meliputi fiber optic, satelit, BTS, hingga repeater.

Cara terakhir, yakni dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang telekomunikasi. Menurut Usman, seluruh elemen masyarakat perlu diberi pemahaman tentang digitalisasi sehingga mereka bisa menjadi pelaku digital yang baik.

"Jadi dari hulu hingga hilir kita siapkan. Termasuk literasi digital. Jadi pembiayaan, teknologi, hingga SDM," kata dia.

Usman juga merespons terkait dukungan penyelenggara internet dalam program Indonesia Merdeka Sinyal 2024. Menurut dia, seluruh upaya perlu dilakukan guna mendukung program tersebut, sehingga kesenjangan digital di Indonesia semakin berkurang.

Dia melihat upaya provider seperti Indosat dan Hutchison 3 yang melakukan merger untuk memperkuat layanan merupakan hal yang positif. Usman mengamini pernyataan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate yang menyebut merger itu sebagai inovasi dan upaya transformasi digital.

"Merger itu kan akan membuat kuat dari sisi pemodalan, kemudian dari sisi operasional, itu kan makin kuat kalau merger," tambah Usman.

Baca juga: Aurel Hermansyah Sebut Keputusannya Berhijab Bukan Paksaan Atta Halilintar

Langkah kedua operator tersebut juga akan menciptakan iklim kompetisi yang semakin sehat sehingga fokus korporasi adalah memberikan layanan terbaik. Usman menyebut merger menjadi tren saat ini, dengan mencontohkan merger antara Pelindo I, II, III, dan IV.

"Menjadi semakin kuat dari sisi pemodalan, kedua kompetisi menjadi lebih sehat, ketiga tren, di mana-mana merger. Makanya disebut langkah terobosan, apalagi di dalam dunia telekomunikasi yang perlu penguatan-penguatan," kata Usman.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, Industri dan Sektor Energi Perlu Dijaga Bersama
Rupiah Tembus Rp17.930...
Rupiah Tembus Rp17.930 per Dolar AS, Risiko Impor Minyak Makin Besar
Kondisi Fiskal dan Moneter...
Kondisi Fiskal dan Moneter RI Disentil PDIP: Utang Harus Dibayar dengan Utang
MUI: Presiden Kurban...
MUI: Presiden Kurban Pakai APBN Tak Masalah secara Syariat demi Kepentingan Masyarakat
Gerindra Sebut Bantuan...
Gerindra Sebut Bantuan 1.098 Sapi Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah, Pernah Dilakukan pada Era Jokowi
Iran Pulihkan Akses...
Iran Pulihkan Akses Internet Global setelah Berbulan-bulan Dibatasi
Rekomendasi
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved