Jadi Tulang Punggung Ekonomi, Luhut: UMKM Sering Dipandang Sebelah Mata

loading...
Jadi Tulang Punggung Ekonomi, Luhut: UMKM Sering Dipandang Sebelah Mata
UMKM yang sudah go digital diminta untuk terus meningkatkan produk dan kualitasnya. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan sekaligus Ketua Tim Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia ( Gernas BBI ) mengatakan, UMKM adalah tulang punggung atau "backbone" perekonomian Indonesia. Meski demikian, sayangnya, masih sering dipandang sebelah mata.

Luhut menyebutkan, lebih dari 16 juta UMKM telah onboarding (masuk) ke ekosistem digital sejak kampanye Gernas BBI diluncurkan pada Mei 2020.

Baca juga: Tunggak Pajak, Pelaku Usaha Didatangi Petugas BPPRD Bersama Kejaksaan, dan Polisi

“Orang melihat UMKM apa itu? Padahal backbone ekonomi adalah UMKM itu sendiri yang kadang-kadang kita pandang sebelah mata,” kata Menteri Luhut dalam pembukaan Gernas BBI secara virtual, Selasa (12/10/2021).



Luhut mengungkapkan UMKM berperan membuka atau menyediakan lapangan pekerjaan karena saat ini ada sekitar 60 juta orang yang bekerja dalam UMKM. Makanya, untuk mengembangkan UMKM dalam rangka Gernas BBI perlu kebersamaan.

“Ini dibuat langsung sama Presiden dan Presiden minta ini dilakukan dengan baik. Kekompakan itu penting, jadi kita tidak boleh jalan sendiri-sendiri. Kalau apa pun kita kerjakan bersama-sama insya Allah buahnya akan maksimal,” paparnya.

Baca juga: Sinyal Misterius Dikirim dari Bintang Katai di Luar Tata Surya ke Bumi

Terkait UMKM yang yang telah on bording, maka produk dan kualitasnya harus terus ditingkatkan. Tujuannya agar penerimaan produk UMKM semakin luas dan tak mengalihkan pilihan masyarakat.

"Totalnya sekarang sudah lebih dari 16 juta UMKM yang on boarding, dan tentu ini harus diimbangi juga dengan kualitas produknya ya," tandas Luhut.
(uka)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top