PTPN XIV Unit Keera-Maroangin Kembangkan Kelapa Sawit

Selasa, 12 Oktober 2021 - 14:33 WIB
loading...
PTPN XIV Unit Keera-Maroangin...
PT Perkebunan Nusantara (PTPN XIV) Unit Keera-Maroangin berencana melakukan ekstensifikasi kebun kelapa sawit seluas 200 hektare (ha). Foto: Istimewa
A A A
MAKASSAR - PT Perkebunan Nusantara (PTPN XIV) Unit Keera-Maroangin berencana melakukan ekstensifikasi kebun kelapa sawit seluas 200 hektare (ha). Rencana itu dalam rangka pengembangan areal tanam dan optimalisasi aset lahan yang belum digarap.

Tak hanya itu, industri kelapa sawit nasional juga memiliki kontribusi positif terhadap penciptaan lapangan kerja, yaitu lebih dari 16 juta tenaga kerja. Komoditas sawit juga memberi kontribusi devisa negara terbesar ekspor non migas dengan menyumbang 15,6 persen dari total ekspor non migas pada tahun 2020 lalu.

Baca juga:PTPN XIV Garap Potensi Ekowisata di Minahasa-Halmahera

PTPN XIV berupaya menangkap peluang sekaligus memberikan kontribusi positif dengan memanfaatkan areal Kebun Maroangin untuk lahan kelapa sawit yang sebelumnya sempat digunakan budi daya ubi kayu, sebagai pasok bahan baku pabrik tepung tapioka.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengungkapkan keunggulan kelapa sawit dibanding komoditas pesaing minyak nabati lainnya adalah untuk menghasilkan 1 ton minyak sawit hanya membutuhkan lahan 0,3 ha.

"Sementara rapeseed oil butuh lahan seluas 1,3 ha, sunflower oil seluas 1,5 ha dan soybean oil seluas 2,2 ha," katanya, beberapa waktu lalu.

Manajer Unit Keera Maroangin, Andi Arfawati mengungkapkan, prospek pasar kelapa sawit secara global yang cukup cerah membuat PTPN XIV Unit Keera-Maroangin terus melakukan upaya pengembangan dan optimalisasi aset hak guna usaha (HGU), di antaranya dengan memanfaatkan dana pemulihan ekonomi nasional (PEN).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sinergi BUMN untuk Vaksinasi...
Sinergi BUMN untuk Vaksinasi Penyandang Disabilitas
Waka BRIN: Akselerasi...
Waka BRIN: Akselerasi Pemanfaatan PLTBg Hasilkan CPO Berkualitas Tinggi
PTPN XIV Pertahankan...
PTPN XIV Pertahankan Aset Negara di Kabupaten Enrekang
Mulai Proses Giling,...
Mulai Proses Giling, PG Takalar Target Produksi 21.644 Ton Gula
Rekomendasi
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved