Produksi Mobil Listrik, China Dominasi Impor Nikel dari Indonesia

Selasa, 12 Oktober 2021 - 16:47 WIB
loading...
Produksi Mobil Listrik,...
Ilustrasi mobil listrik. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif CORE Indonesia Mohammad Faisal mengungkapkan bahwa akhir-akhir ini terjadi peningkatan investasi pada industri pengolahan logam dasar terutama nikel.

"Dari 2018-2021, investasi asing yang masuk bukan hanya dari 1-2 negara, tapi beragam. Ada dari China, Hong Kong, dan Singapura misalnya," ujar Faisal dalam webinar di Jakarta, Selasa(12/10/2021).

Baca juga: Erick Thohir Pasang Target Tinggi Buat Freeport, Ini Dasarnya

Dia membeberkan, investasi asing terbesar masuk ke industri logam dasar pada tahun 2021. Hal ini menyusul rencana pemerintah membangun pabrik baterai listrik yang akan semakin mendorong permintaan komoditas nikel. Dengan meningkatnya permintaan terhadap mobil listrik secara global otomatis akan mendorong produksi nikel.

"Produk industri besi dan baja paling banyak diserap oleh China, bahkan ketika pandemi. Pangsa ekspor besi baja Indonesia ke China meningkat pada 2020-2021, juga pangsa impor besi baja Indonesia dari China meningkat pada 2021 menjadi 24% dibandingkan 19% pada tahun 2020, meski tidak signifikan," ungkap Faisal.

Baca juga: Diterjang Banjir Bandang, Krisis Energi di China Makin Parah

Dengan adanya pertumbuhan pesat industri kendaraan listrik di China, permintaan China akan ferro-alloy (ferro-nickel) tentunya akan semakin meningkat. Tercatat 95,9% pangsa negara tujuan ekspor ferro nikel Indonesia pada tahun lalu dipegang oleh China.

"Rencana pembangunan industri kendaraan listrik nasional akan semakin meningkatkan kebutuhan terhadap bahan baku nikel, terlebih cadangan Indonesia akan bijih nikel sangat tinggi di atas negara-negara lain dan harga acuan nikel yang semakin meningkat per unitnya," bebernya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Penerbitan Panda Bond...
Penerbitan Panda Bond Mundur ke Akhir Juli, Purbaya Incar Likuiditas Jumbo
Keluarga Pejabat di...
Keluarga Pejabat di China Dilarang Total Berbisnis, Mundur atau Tutup Usaha! Berani Tiru?
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Bahlil: Saya Menteri...
Bahlil: Saya Menteri yang Tak Suka Impor, Karena Disitu Pasti Ada Rente!
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Rekomendasi
Kapolri Naikkan Pangkat...
Kapolri Naikkan Pangkat 4 Pati Polri Jadi Komjen, Ini Daftar Lengkapnya
Tren Komentar Spam Judi...
Tren Komentar Spam Judi Online Naik 128 Persen, Kini Pakai Sistem Bot Otomatis
Dipercaya 23,3 Juta...
Dipercaya 23,3 Juta Pelaku Usaha Ultra Mikro, PNM Ungkap Pentingnya Integritas
Berita Terkini
Redesign BUMN Via Danantara,...
Redesign BUMN Via Danantara, Langkah Strategis Optimalkan Perlindungan Direksi atas Keputusan Bisnis
IHSG Hari Ini Terjun...
IHSG Hari Ini Terjun Bebas 3,05% ke Level 5.643, Transaksi Cetak Rp15 Triliun
Cetak Pemimpin Masa...
Cetak Pemimpin Masa Depan, Pegadaian Kirim Talenta Terbaik Kuliah S2 ke Luar Negeri
Rupiah Hari Ini Terkapar...
Rupiah Hari Ini Terkapar ke Rp17.907 per Dolar AS, Analis Ungkap Sebabnya
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa FEB UNIS Tangerang dengan Edukasi Investasi Syariah dan Pelindungan Konsumen
Fenomena Baru Investasi:...
Fenomena Baru Investasi: Tokenisasi Aset Buka Akses ke Saham AS, Minat Investor RI Melonjak
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved