Sri Mulyani Blak-blakan Soal Ancaman Mengerikan Selain Covid-19

Rabu, 13 Oktober 2021 - 17:50 WIB
loading...
Sri Mulyani Blak-blakan...
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan ancaman mengerikan selain Covid-19. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan ancaman global yang lebih mengerikan selain Covid-19. Ancaman besar manusia ke depan ialah soal perubahan iklim .

Sebab itu Pemerintah Indonesia terlibat penuh dalam upaya menangani perubahan iklim dengan mengintegrasikan dalam kebijakan ekonomi dan keuangan.

"Kami mendefinisikan sebagai Coalition of Finance Ministers for Climate Action sebagai grup bagi para Menteri Keuangan untuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik, serta kolaborasi dalam strategi mengintegrasikan perubahan iklim dalam kebijakan ekonomi dan keuangan," kata Sri Mulyani seperti dikutip melalui pernyataannya, Rabu (13/10/2021).

Baca Juga: Elon Musk dan Jeff Bezos, Miliarder Paling Pelit Sedunia

Menurut dia tindakan nyata penanganan perubahan iklim di Indonesia terus mengalami kemajuan. Hal itu tercermin dari laporan tahunan 2020-2021. Pemerintah Pusat dan Pemda sudah mulai menggunakan metodologi climate budget tagging. Untuk pemerintah pusat metodologi climate budget tagging telah dilakukan sejak 2016 dan baru-baru diterapkan daerah.

"Sudah ada 19 pemerintah pusat menggunakan climate budget tagging dan baru-baru ini juga telah mulai diterapkan di 11 pemerintah daerah," kata dia.

Tak hanya itu, tahun ini ada 64 instrumen penetapan harga karbon yang beroperasi dan tiga diantaranya dijadwalkan untuk diimplementasikan. "Banyak negara yang sedang merencanakan penerapan carbon pricing, termasuk Indonesia yang akan segera memberlakukan regulasi, infrastruktur, dan mekanisme perdagangan karbon," kata dia.

Menkeu mengatakan pajak karbon diterapkan di dalam revisi Undang-undang Perpajakan mendorong pertumbuhan ekonomi hijau.
Namun demikian, strategi carbon pricing harus ditunjang dengan peraturan kebijakan di bawahnya agar dapat berjalan secara optimal. "Isu mengenai perbaikan data emisi agar kredit dapat diperdagangkan dengan pihak lain," imbuhnya.

Baca Juga: Atasi Perubahan Iklim, Ilmuwan Keluarkan Senjata Khusus Alien

berdasarkan Analisis oleh Financial Centers for Sustainability (FC4S) Network ditemukan bahwa hanya sekitar sepertiga dari 185 inisiatif keuangan berkelanjutan yang dianalisis menggunakan climate tools atau metodologi yang akuntabel. "Ini berarti bahwa kepatuhan mungkin tidak dikontrol secara efektif, dan dampak iklim secara nyata tidak dapat diukur secara akurat," kata dia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
RI-UNEP Perkuat Kerja...
RI-UNEP Perkuat Kerja Sama Kehutanan, REDD+, dan Pengembangan Pasar Karbon
Implementasi ESG, Dunia...
Implementasi ESG, Dunia Usaha Perlu Mitigasi Perubahan Iklim Secara Terukur
Naik Argo Bromo Anggrek...
Naik Argo Bromo Anggrek Sehari Sebelumnya, Sri Mulyani Berduka untuk Korban Tabrakan KA di Bekasi
Earth Hour 2026, BCA...
Earth Hour 2026, BCA Padamkan Lampu dan Peralatan Elektronik Non-Esensial
Sri Mulyani Ditunjuk...
Sri Mulyani Ditunjuk Jadi Anggota Dewan Direksi Gates Foundation
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Pakar ITB Soroti Tantangan...
Pakar ITB Soroti Tantangan Sistem Kelistrikan dalam Menghadapi Perubahan Iklim
Pramono Jadi Wakil Ketua...
Pramono Jadi Wakil Ketua C40 Cities, Fahira Idris: Dunia Akui Peran Strategis Jakarta
Rekomendasi
Begini Cara kerja AirTag...
Begini Cara kerja AirTag dan SmartTag, Pelacak Bluetooth Murah untuk Android dan iPhone
Di Balik Pemblokiran...
Di Balik Pemblokiran AI Tercanggih Anthropic Fable 5: Berantem dengan Pemerintah AS
Kejutan, Spanyol Ditahan...
Kejutan, Spanyol Ditahan Imbang Cape Verde di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
Infografis
Tegas, Sri Mulyani Minta...
Tegas, Sri Mulyani Minta Anak Buahnya Netral di Pemilu 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved