Masih Banyak E-commerce yang Belum Sediakan Layanan Informasi Halal
Kamis, 14 Oktober 2021 - 13:22 WIB
loading...
A
A
A
Pertama, adalah tidak menampilkan dengan lengkap sertifikat kehalalan produk. Kedua, self-declare halal sebelum adanya pemeriksaan. Ketiga, tidak adanya direktori untuk kategori produk halal.
"Bukan berarti (kami) melarang penjualan produk non-halal. Tetapi ada baiknya jika untuk produk halal dan nonhalal dibuatkan ruang direktori yang berbeda untuk memudahkan konsumen," terang Ikhsan.
Dia berharap, adanya forum webinar ini bisa dijadikan salah satu solusi agar selayaknya ditampilkan di dalam layanan informasi halal oleh e-commerce. Sehingga, industri dan pengguna layanan e-commerce meningkat, dan supaya perdagangannya meningkat sesuai harapan pemerintah dan masyarakat selaku konsumen merasa nyaman, dapat memperoleh barang yang diinginkan.
Baca juga: Ketika Rasa Ngantuk Melanda Saat Sedang Shalat, Apa yang Harus Dilakukan?
"Tidak seperti sekarang yang masih ada pengaduan konsumen yang tidak terlindungi hak-haknya. Hasil dari webinar ini akan kami sampaikan ke Kementerian Agama, semua perusahaan layanan ecommerce, dan terutama Wakil Presiden Ma'ruf Amin sebagai Ketua Harian Komite Nasional Ekonomi Syariah. Beliau sangat mendukung adanya kegiatan ini," pungkas Ikhsan.
"Bukan berarti (kami) melarang penjualan produk non-halal. Tetapi ada baiknya jika untuk produk halal dan nonhalal dibuatkan ruang direktori yang berbeda untuk memudahkan konsumen," terang Ikhsan.
Dia berharap, adanya forum webinar ini bisa dijadikan salah satu solusi agar selayaknya ditampilkan di dalam layanan informasi halal oleh e-commerce. Sehingga, industri dan pengguna layanan e-commerce meningkat, dan supaya perdagangannya meningkat sesuai harapan pemerintah dan masyarakat selaku konsumen merasa nyaman, dapat memperoleh barang yang diinginkan.
Baca juga: Ketika Rasa Ngantuk Melanda Saat Sedang Shalat, Apa yang Harus Dilakukan?
"Tidak seperti sekarang yang masih ada pengaduan konsumen yang tidak terlindungi hak-haknya. Hasil dari webinar ini akan kami sampaikan ke Kementerian Agama, semua perusahaan layanan ecommerce, dan terutama Wakil Presiden Ma'ruf Amin sebagai Ketua Harian Komite Nasional Ekonomi Syariah. Beliau sangat mendukung adanya kegiatan ini," pungkas Ikhsan.
(uka)
Lihat Juga :