Luasan Panen Padi Tahun Ini Diprediksi 10,52 Juta Ha

Jum'at, 15 Oktober 2021 - 16:08 WIB
loading...
Luasan Panen Padi Tahun...
Luas panen padi pada tahun 2021 ini diperkirakan sebesar 10,52 juta hektare. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik ( BPS ) memperkirakan akan ada potensi kenaikan produksi padi pada sisa waktu 3 bulan ke depan, dengan bertambahnya luas panen sebesar 0,1 juta hektare (ha) atau 5,8% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

"Potensi luas panen pada Oktober sampai Desember 2021 mencapai 1,75 juta ha, meningkat 0,1 juta ha atau 5,8% kalau dibandingkan tahun lalu. Dengan demikian, angka sementara kita menghitung luas panen padi pada 2021 ini sebesar 10,52 juta ha," ujar Kepala BPS Margo Yuwono, Jumat (15/10/2021).

Baca Juga: Panen Raya di Karawang, Kang Kamil Dorong Produksi Beras Jabar Setara Vietnam

Margo mengungkapkan, produksi padi pada Januari sampai September 2021 mencapai 45,61 juta ton gabah kering giling (GKG), meningkat 65,39 ribu ton atau naik sekitar 0,14% jika dibandingkan tahun sebelumnya.

Sejalan dengan angka tersebut, produktivitas padi tahun ini meningkat 52,56 kuintal per ha jika dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sebesar 51,28 kuintal per ha.

"Adapun hitungan produksi padi pada Oktober-Desember yang akan datang diperkirakan mencapai 9,66 juta ton GKG. Sehingga, kalau kita hitung angka produksi padi Januari sampai Desember diperkirakan mencapai 55,27 juta ton GKG, meningkat 600,42 ribu ton atau naik sebesar 1,14%," jelasnya.

Sementara, untuk hitungan produksi beras nasional pada tahun 2021 ini diperkirakan mencapai 31,69 juta ton, meningkat 351,71 ribu ton atau naik 1,12% jika dibandingkan tahun 2020.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Sensus Ekonomi...
Mengapa Sensus Ekonomi Masih Dilakukan dari Pintu ke Pintu?
Purbaya Beberkan Penyebab...
Purbaya Beberkan Penyebab Neraca Perdagangan Mei 2026 Defisit
Neraca Dagang Defisit...
Neraca Dagang Defisit Perdana usai 72 Bulan Surplus, Ini Biang Keladinya
Neraca Dagang RI Defisit...
Neraca Dagang RI Defisit USD1,61 Miliar, Pertama Kali sejak 2020
Inflasi Juni 2026 Capai...
Inflasi Juni 2026 Capai 3,34%, Harga BBM dan Tiket Pesawat Jadi Pendorong
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Jalani Pendataan Perdana...
Jalani Pendataan Perdana Sensus Ekonomi 2026, Bupati Bogor Imbau Masyarakat Berikan Data Akurat
PGN dan BRIN Dongkrak...
PGN dan BRIN Dongkrak Produktivitas Pesisir, Panen Padi Biosalin Jepara Tembus 176 Ton
Rekomendasi
Kunci Konvensional Mulai...
Kunci Konvensional Mulai Ditinggalkan, Digital Lock Jadi Standar Baru Keamanan Rumah
Bongkar: Tidur Sambil...
Bongkar: Tidur Sambil Duduk? Dandy Panjawi Bongkar Kebiasaan Unik yang Bikin Azia Riza Melongo!
Membaca Penguatan Kelompok...
Membaca Penguatan Kelompok Rentan dalam Revisi UU HAM
Berita Terkini
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
Transaksi Olein di JFX...
Transaksi Olein di JFX Naik Tembus Rp7,3 Triliun, Timah Ikut Menguat
S&P Dow Jones Ancam...
S&P Dow Jones Ancam Turunkan Status Pasar Saham Indonesia, BEI Buka Suara
Asabri Kolaborasi Beri...
Asabri Kolaborasi Beri Kemudahan Kepemilikan Kendaraan bagi Peserta
Superbank Gandeng OVO...
Superbank Gandeng OVO Perluas Akses Pembiayaan Digital Satu Aplikasi
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved