Jadi Komandan Konsorsium Kereta Cepat, KAI Tunggu Pengalihan Saham
Selasa, 19 Oktober 2021 - 10:10 WIB
loading...
Pengalihan saham anggota konsorsium BUMN ke PT KAI masih dalam proses. FOTO/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pengalihan saham anggota konsorsium BUMN atau PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) kepada PT Kereta Api Indonesia (Persero) masih dalam proses. Hingga saat ini belum diketahui berapa persen saham yang nantinya dialihkan masing-masing anggota kepada KAI.
Pengalihan saham tersebut berdasarkan Peraturan Presiden (PP) Nomor 93 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 107 Tahun 2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Kereta Cepat Antara Jakarta dan Bandung.
Baca Juga: Ini Dia Perbedaan Isi Proposal Biaya Kereta Cepat China Vs Jepang
Berdasarkan beleid itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk KAI sebagai pemimpin (lead) konsorsium BUMN dalam proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB). Sebelumnya, pimpinan konsorsium dipegang oleh PT Wijaya Karya (Persero).
"Lead itu baru di PP, tapi modal awal atau ekuiti, Wika berapa persen, KAI berapa persen, Jasa Marga berapa persen itu mau dialihkan ke KAI, besarannya berapa belum. Tapi PP-nya bunyinya KAI sebagai lead, tapi besaran-besarannya masih proses," ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus saat dikonfirmasi, Selasa (19/10/2021).
Pengalihan saham tersebut berdasarkan Peraturan Presiden (PP) Nomor 93 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 107 Tahun 2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Kereta Cepat Antara Jakarta dan Bandung.
Baca Juga: Ini Dia Perbedaan Isi Proposal Biaya Kereta Cepat China Vs Jepang
Berdasarkan beleid itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk KAI sebagai pemimpin (lead) konsorsium BUMN dalam proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB). Sebelumnya, pimpinan konsorsium dipegang oleh PT Wijaya Karya (Persero).
"Lead itu baru di PP, tapi modal awal atau ekuiti, Wika berapa persen, KAI berapa persen, Jasa Marga berapa persen itu mau dialihkan ke KAI, besarannya berapa belum. Tapi PP-nya bunyinya KAI sebagai lead, tapi besaran-besarannya masih proses," ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus saat dikonfirmasi, Selasa (19/10/2021).
Lihat Juga :