Tanggapan Dirut Garuda Atas Wacana Pelita Air Jadi Flag Carrier

Rabu, 20 Oktober 2021 - 10:59 WIB
Tanggapan Dirut Garuda Atas Wacana Pelita Air Jadi Flag Carrier
Di tengah santernya isu pengalihan status flag carrier ke Pelita Air, Dirut Garuda Irfan Setiaputra menyatakan pihaknya fokus pada perbaikan kinerja. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia Irfan Setiaputra buka suara untuk menanggapi wacana Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang akan mengalihkan status flag carrier penerbangan nasional Garuda ke Pelita Air milik Pertamina.

Dirut Garuda Irfan Setia putra mengatakan, wacana tersebut dikembalikan kepada pihak Kementerian BUMN sebagai pemegang saham mayoritas Garuda.

Baca juga: Pelita Air Dikabarkan Gantikan Garuda Indonesia, Begini Respons Kemenhub

“Hal tersebut merupakan pandangan dari Kementerian BUMN selaku pemegang saham mayoritas Garuda Indonesia dalam melihat berbagai kemungkinan melalui perspektif yang lebih luas atas sejumlah opsi terkait langkah pemulihan kinerja Garuda Indonesia,” kata Irfan saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Rabu (20/10/2021).



Dirinya menyebut fokus utama dari pihak Garuda saat ini adalah melakukan langkah pemulihan kinerja dengan adanya berbagai restrukturisasi secara fundamental.

“Fokus utama kami di Garuda Indonesia saat ini adalah untuk terus melakukan langkah akseleratif pemulihan kinerja. Upaya tersebut turut kami intensifkan melalui berbagai upaya langkah penunjang perbaikan kinerja secara fundamental, khususnya dari basis operasional penerbangan,” paparnya.

Baca juga: Pedang Tentara Salib Berusia 900 Tahun Ditemukan di Laut Mediterania

Dirinya menyebut wacana itu menjadi momentum restrukturisasi dalam upaya menempuh langkah-langkah perbaikan kinerja yang saat ini terus dioptimalkan bersama seluruh stakeholders terkait. Apalagi, kondisi yang mulai pulih membawa semangat baru buat Garuda.

“Kami optimistis dengan sinyal positif saat ini dalam industri penerbangan nasional di tengah situasi pandemi yang mulai terkendali serta dibukanya sektor pariwisata unggulan Indonesia,” pungkasnya.
(uka)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1594 seconds (10.55#12.26)