Layanan Kesehatan Digital Ini Lebarkan Bisnis ke B2B
Kamis, 21 Oktober 2021 - 22:08 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Perkuat Bisnis Kesehatan Digital, Microsoft Beli Nuance Rp287 Triliun
Sesuai dengan visi SehatQ menjadi solusi perusahaan untuk penyediaan layanan kesehatan yang mudah dan nyaman digunakan, diharapkan beragam fitur kesehatan dari SehatQ ini akan mempermudah karyawan untuk mengakses layanan yang diperlukan. Perusahaan pun memiliki dashboard untuk memantau penggunaan layanan kesehatan dari karyawannya, sehingga baik perusahaan maupun karyawan bekerja dengan nyaman terutama di masa pandemi ini.
Andrew menambahkan, dengan adanya target market yang baru ini diharapkan pada akhir 2022, SehatQ bisa bekerjasama dengan lebih dari 200 perusahaan di Tanah Air dengan target penambahan membership hingga lebih 30,000 orang. Selain itu, lanjut Andrew, SehatQ tetap akan menambah jumlah rekanan apotek dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes).
“Kami menargetkan hingga akhir 2022, jumlah rekanan apotek dan Fasyankes bisa mencapai lebih dari 1,500 partner,” imbuhnya.
Meski demikian, SehatQ juga tetap mengembangkan layanan perseorangan. Dengan model pengembangan bisnis yang baru ini, perusahaan yakin akan terus menambah jumlah traffic setiap bulannya.
Sesuai dengan visi SehatQ menjadi solusi perusahaan untuk penyediaan layanan kesehatan yang mudah dan nyaman digunakan, diharapkan beragam fitur kesehatan dari SehatQ ini akan mempermudah karyawan untuk mengakses layanan yang diperlukan. Perusahaan pun memiliki dashboard untuk memantau penggunaan layanan kesehatan dari karyawannya, sehingga baik perusahaan maupun karyawan bekerja dengan nyaman terutama di masa pandemi ini.
Andrew menambahkan, dengan adanya target market yang baru ini diharapkan pada akhir 2022, SehatQ bisa bekerjasama dengan lebih dari 200 perusahaan di Tanah Air dengan target penambahan membership hingga lebih 30,000 orang. Selain itu, lanjut Andrew, SehatQ tetap akan menambah jumlah rekanan apotek dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes).
“Kami menargetkan hingga akhir 2022, jumlah rekanan apotek dan Fasyankes bisa mencapai lebih dari 1,500 partner,” imbuhnya.
Meski demikian, SehatQ juga tetap mengembangkan layanan perseorangan. Dengan model pengembangan bisnis yang baru ini, perusahaan yakin akan terus menambah jumlah traffic setiap bulannya.
(akr)
Lihat Juga :