Yayasan Hadji Kalla Berdayakan Komoditas Lokal Kopi Boneposi
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 06:44 WIB
loading...
A
A
A
Kedua, adalah meningkatkan ketrampilan, pengetahuan, dan kesadaran masyarakat, terutama kelompok ibu-ibu PKK guna meningkatkan nilai tambah produk perkebunan dan pertanian yang menjadi komoditi unggulan di desa yang bisa meningkatkan pendapatan masyarakat.
“Terakhir, tentunya adalah dengan mempromosikan sabun handmade dari kopi sebagai oleh-oleh khas desa non-pangan dari Kabupaten Luwu, serta menjalin kerjasama dengan pihak terkait serta pendampingan teknis untuk pengembangan bisnis pembuatan produk sabun, agar lebih lanjut dan lebih terarah,” jelas Akhsan.
Dalam prosesnya, program ini dimulai dengan penjajakan ide yang melibatkan warga. Kegiatan selanjutnya adalah pelatihan pembuatan sabun handmade berbasis komoditas lokal, berbahan dasar kopi. Desa Boneposi memanfaatkan Kopi Khas Latimojong sebagai bahan baku pembuatan sabun.
Baca Juga: Gebyar Vaksinasi Yayasan Hadji Kalla Target 1.250 Orang Tiap Hari
Kegiatan penyuluhan dan pelatihan dilakukan di salah satu rumah warga, pada tanggal 16 sampai 17 Oktober 2021. Tingkat partisipasi dari warga masyarakat terpantau tinggi, terlihat dari jumlah peserta yang mengikuti pelatihan di Desa Boneposi sejumlah 19 orang yang berasal dari perwakilan ibu-ibu PKK dari masing-masing dusun dan pemuda di Desa Boneposi.
"Setelah kegiatan ini selesai dilaksanakan, pengkajian lebih lanjut akan dilakukan, meliputi pengembangan daerah pengolahan sabun handmade yang mencakup daerah yang lebih luas di tingkat Kabupaten Luwu, karena sesuai dengan Program Pemerintah Kabupaten Luwu yang menitikberatkan pada potensi Wilayah Kecamatan Latimojong sebagai kawasan perkebunan kopi terbesar,” tandas Akhsan.
“Terakhir, tentunya adalah dengan mempromosikan sabun handmade dari kopi sebagai oleh-oleh khas desa non-pangan dari Kabupaten Luwu, serta menjalin kerjasama dengan pihak terkait serta pendampingan teknis untuk pengembangan bisnis pembuatan produk sabun, agar lebih lanjut dan lebih terarah,” jelas Akhsan.
Dalam prosesnya, program ini dimulai dengan penjajakan ide yang melibatkan warga. Kegiatan selanjutnya adalah pelatihan pembuatan sabun handmade berbasis komoditas lokal, berbahan dasar kopi. Desa Boneposi memanfaatkan Kopi Khas Latimojong sebagai bahan baku pembuatan sabun.
Baca Juga: Gebyar Vaksinasi Yayasan Hadji Kalla Target 1.250 Orang Tiap Hari
Kegiatan penyuluhan dan pelatihan dilakukan di salah satu rumah warga, pada tanggal 16 sampai 17 Oktober 2021. Tingkat partisipasi dari warga masyarakat terpantau tinggi, terlihat dari jumlah peserta yang mengikuti pelatihan di Desa Boneposi sejumlah 19 orang yang berasal dari perwakilan ibu-ibu PKK dari masing-masing dusun dan pemuda di Desa Boneposi.
"Setelah kegiatan ini selesai dilaksanakan, pengkajian lebih lanjut akan dilakukan, meliputi pengembangan daerah pengolahan sabun handmade yang mencakup daerah yang lebih luas di tingkat Kabupaten Luwu, karena sesuai dengan Program Pemerintah Kabupaten Luwu yang menitikberatkan pada potensi Wilayah Kecamatan Latimojong sebagai kawasan perkebunan kopi terbesar,” tandas Akhsan.
Lihat Juga :