Kementan Genjot Percepatan Tanam, Bupati Luwu Utara Beri Dukungan Penuh
Rabu, 03 Juni 2020 - 22:33 WIB
loading...
Bupati Luwu Utara mendukung Kementerian Pertanian untuk menggenjot percepatan tanam. Foto/Dok.Kementan
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pertanian terus menggenjot Gerakan Ketahanan Pangan Nasional untuk menjadikan Indonesia agar mandiri pangan. Untuk itu, petani dan penyuluh diajak melakukan percepatan tanam. Dukungan pun diberikan Bupati Luwu Utara untuk mendukung program tersebut sebagai antisipasi adanya krisis pangan dampak Covid-19 yang dinyatakan oleh FAO.
Dalam setiap kesempatan, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menegaskan pangan merupakan kebutuhan dasar manusia. Pangan tidak boleh tertunda apalagi berhenti walaupun di tengah pandemi global Covid-19 dan percepatan tanam sebagai kunci untuk ketersediaan pangan nasional.
"Kegiatan percepatan olah lahan dan tanam hingga panen harus tetap berlangsung di tengah kondisi seperti saat ini, demi menjaga ketersediaan pangan nasional kedepannya. Usai panen, kita tidak boleh terlena, harus langsung tanam," tegas Mentan SYL.
Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, mengingatkan jika para petani harus memaksimalkan diversifikasi pangan lokal.
"Sudah saatnya kita beralih ke pangan lokal. Apalagi sekarang memang kita tidak bisa impor, karena negara-negara eksportir menahan bahan pangan untuk memenuhi kebutuhan negara mereka sendiri. Untuk itu, kita harus berdiri dengan hasil pertanian kita sendiri, tentunya dengan pangan lokal yang beraneka ragam hasil kita sendiri," kata Dedi Nursyamsi di Jakarta, Rabu (3/6/2020).
Dalam setiap kesempatan, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menegaskan pangan merupakan kebutuhan dasar manusia. Pangan tidak boleh tertunda apalagi berhenti walaupun di tengah pandemi global Covid-19 dan percepatan tanam sebagai kunci untuk ketersediaan pangan nasional.
"Kegiatan percepatan olah lahan dan tanam hingga panen harus tetap berlangsung di tengah kondisi seperti saat ini, demi menjaga ketersediaan pangan nasional kedepannya. Usai panen, kita tidak boleh terlena, harus langsung tanam," tegas Mentan SYL.
Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, mengingatkan jika para petani harus memaksimalkan diversifikasi pangan lokal.
"Sudah saatnya kita beralih ke pangan lokal. Apalagi sekarang memang kita tidak bisa impor, karena negara-negara eksportir menahan bahan pangan untuk memenuhi kebutuhan negara mereka sendiri. Untuk itu, kita harus berdiri dengan hasil pertanian kita sendiri, tentunya dengan pangan lokal yang beraneka ragam hasil kita sendiri," kata Dedi Nursyamsi di Jakarta, Rabu (3/6/2020).
Lihat Juga :