Banyak Tempat Dugem Langgar Prokes, Luhut Minta Ditertibkan

Senin, 25 Oktober 2021 - 16:34 WIB
loading...
Banyak Tempat Dugem...
Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan masih banyak tempat dugem atau klub malam yang melanggar protokol kesehatan. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan masih banyak tempat dugem atau klub malam yang melanggar protokol kesehatan (prokes). Sebab itu, pihaknya meminta agar Pemerintah Daerah (Pemda) bersama-sama ikut menertibkan.

"Bar dan klub masih beroperasi tanpa memperhatikan protokol kesehatan. Bahkan dsejumlah Bar para pengunjung tidak boleh mengambil gambar dan video agar tidak terekspos media," kata dia saat konferensi pers evaluasi PPKM secara Virtual, Senin (25/10/2021).

Baca Juga: Inggris Buka Klub Malam Pertama: Pengunjung Menari, Berpelukan dan Ciuman

Tidak hanya itu, masih banyak pula restoran hingga tempat wisata yang tidak taat prokes. Hal ini jika tidak ditindak tegas dikhawatirkan terjadi kembali ledakan kasus Covid-19. "Pelanggaran juga masih banyak dilakukan oleh pihak pengelola tempat wisata hingga restoran," ungkapnya.

Luhut telah meminta pimpinan daerah tegas terkait sejumlah pelanggaran tersebut. Apabila pelanggaran terus dilakukan tidak menutup kemungkinan PPKM kembali diperketat.

Baca Juga: Pengawasan PPKM Dinilai Melemah, Luhut: Mohon Pengertian Jika Ada Pengetatan

Di sisi lain, mengapresiasi pembukaan pusat kebugaran yang berada di bawah asosiasi PPKI yang telah menerapkan protokol kesehatan ketat sesuai dengan kesepakatan yang termuat dalam SE Kemenparekraf. Luhut membeberkan pengawasan lebih lanjut perlu dilakukan di setiap tempat transit/transportasi. Masih terdapat beberapa rest area atau semacamnya yang tidak menerapkan screening peduli lindungi.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Rupiah Nyungsep ke Rp17.667/USD,...
Rupiah Nyungsep ke Rp17.667/USD, Luhut Ingatkan OJK Punya Tugas Tambahan
Luhut Buka Suara Soal...
Luhut Buka Suara Soal Gonjang-ganjing Bursa Saham RI: Investor Global Masih Wait and See
Prabowo dan Luhut Bertemu...
Prabowo dan Luhut Bertemu Empat Mata di Istana, Ini yang Dibahas
Prabowo Panggil Luhut...
Prabowo Panggil Luhut hingga Chatib Basri di Hambalang, Bahas Apa?
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Ingatkan Klub Malam...
Ingatkan Klub Malam Proaktif Lapor Polisi Jika Temui Narkoba Vape, Sahroni: Laporkan atau Ditutup!
Rekomendasi
Ahli Waris Laporkan...
Ahli Waris Laporkan Dugaan Kepemilikan Aset Tak Wajar Mantan Hakim dan Jaksa ke KPK
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved