Pengawasan PPKM Dinilai Melemah, Luhut: Mohon Pengertian Jika Ada Pengetatan

Senin, 25 Oktober 2021 - 16:17 WIB
loading...
Pengawasan PPKM Dinilai...
Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan pengetatan PPKM bisa kembali dilakukan jika diperlukan. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman dan Investasi (Marinvest) Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan peringatan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa mulai terlihat adanya pelemahan dalam pengawasan pelaksanaan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat ( PPKM ).

"Penurunan Level di beberapa kabupaten dan kota di wilayah Jawa dan Bali berdampak terhadap kenaikan indeks komposit mobilitas di atas baseline," katanya dalam konferensi pers, Senin (25/10/2021).

Baca Juga: Pandemi Belum Berakhir, Satgas: Tetap Jaga Prokes meski PPKM Turun Level

Menurut Menko Luhut, Presiden Jokowi memberikan arahan bahwa pengawasan ini harus dipertegas kembali. Sebab, kata dia, kunci dari penyesuaian atau pelonggaran PPKM ialah manajemen pengawasan lapangan.

Luhut mengingatkan kembali bahwa rendahnya kasus saat ini tidak boleh membuat lengah. Menurutnya, kunci keberhasilan ini karena semua jajaran memperhatikan protokol kesehatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Rupiah Nyungsep ke Rp17.667/USD,...
Rupiah Nyungsep ke Rp17.667/USD, Luhut Ingatkan OJK Punya Tugas Tambahan
Luhut Buka Suara Soal...
Luhut Buka Suara Soal Gonjang-ganjing Bursa Saham RI: Investor Global Masih Wait and See
Prabowo dan Luhut Bertemu...
Prabowo dan Luhut Bertemu Empat Mata di Istana, Ini yang Dibahas
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Prabowo Subianto Kunjungi...
Prabowo Subianto Kunjungi Luhut Binsar Pandjaitan di Hari Natal
Said Didu Singgung Luhut...
Said Didu Singgung Luhut soal Proyek Whoosh Bermasalah Sejak Awal: Dia Tahu Busuk Kenapa Tidak Dihentikan
Rekomendasi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
Ade Darmawan Tanggapi...
Ade Darmawan Tanggapi Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Memang Sudah Seharusnya
5 Fakta Menarik Korea...
5 Fakta Menarik Korea Selatan Tumbang dari Meksiko di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Perkuat Ketahanan Energi,...
Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Patra Niaga Jaga Akses hingga Wilayah 3T
BI Rate Naik Sampai...
BI Rate Naik Sampai 5,75%, Siap-siap Cicilan Bank dan KPR Bengkak
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Jelang Akhir Pekan,...
Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Memerah di Level 6.161
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved